YLKI: BBM Tak Boleh Dijual Murah

    Candra Yuri Nuralam - 23 Mei 2020 05:28 WIB
    YLKI: BBM Tak Boleh Dijual Murah
    Petugas mengisi BBM kendaraan di SPBU Muri, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa, 19 Mei 2020. Foto: Antara/Oky Lukmansyah
    Jakarta: Bahan bakar minyak (BBM) dinilai tak boleh dijual murah. Pasalnya, hal itu bisa 'membunuh' transportasi massal.

    "Kalau murah nanti orang akan meninggalkan KRL (kereta rel listrik), MRT (moda raya terpadu), LRT (lintas rel terpadu)," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2020.

    Menurut dia, kebijakan harga BBM harus bisa sejajar dengan moda transportasi yang ada di Indonesia. Jika pemerintah ingin masyarakat beralih menggunakan transportasi massal, harga BBM harus naik.

    "Di banyak negara justru harga BBM itu harus pararel dengan kebijakan transportasi. Itu harus dengan bergelindang dengan kebijakan energi, khususnya BBM," ujar Tulus.

    Dia menyebut masyarakat jelas akan memilih kendaraan pribadi jika BBM murah. Masalah kenyamanan kendaraan pribadi tak bisa dibandingkan dengan kemurahan transportasi umum.

    "Untuk apa berdesak-desakan naik transportasi umum yang bisa ketularan covid-19 (virus korona) ya misalnya, mendingan naik motor atau kendaraan pribadi karena murah," tutur Tulus.

    Baca: KPPU: Harga BBM Bisa Turun Sejak Maret

    Untuk saat, Tulus menilai BBM murah bukan hal bijak yang harus diputus pemerintah. Masalahnya, kata dia, kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi umum masih kecil.

    "Kita tersandera dengan energi fosil salah satunya minyak ini yang jadi penyakit," ucap Tulus.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id