uu md3  

NasDem Harap Pengesahan UU MD3 tak Ganggu Koalisi

Nur Azizah - 13 Februari 2018 20:45 wib
Wakil Ketua Fraksi Nasdem Zulfan Lindan
Wakil Ketua Fraksi Nasdem Zulfan Lindan

Jakarta: Perbedaan pandangan Fraksi Partai NasDem dengan delapan partai lainnya terkait Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) diharapkan tidak mengganggu koalisi. NasDem menyatakan tak setuju dan memutuskan walk out dalam rapat paripurna pengesahan RUU MD3, kemarin.
 
“Kita harapkan koalisi yang sudah terbangun itu konsisten,” Wakil Ketua Fraksi Nasdem Zulfan Lindan dalam program Primetime News Metro TV, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2018.
 
Kendati begitu, Zulfan menyerahkan keputusan koalisi ke tangan ketua umum partai masing-masing. Ia tak mau mencampuri urusan UU MD3 dengan koalisi. “Itu beda lagi. Kalau koalisi itu ranah ketum partai,” ujarnya.
 
Zulfan menilai revisi UU tersebut semata demi memuluskan kepentingan kelompok tertentu. “Ini sangat pragmatis. Enggak boleh. Tapi kalau sudah disahkan ya silakan saja,” ungkapnya.

Baca: NasDem Walk Out dari Pengesahan Revisi UU MD3
 
Sebelumnya, Fraksi Partai NasDem memutuskan walk out dalam rapat paripurna pengesahan Revisi Undang-Undang MD3.  NasDem menilai revisi UU tersebut hanya mengakomodasi kelompok tertentu.
 
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Sebelum pembacaan laporan hasil revisi rancangan Revisi UU MD3 oleh Ketua Badan Legislasi Supratman Andi Agtas, Fraksi Partai Nasdem menginterupsi meminta pimpinan sidang menunda pengesahan revisi UU MD3.
 
"Mengingat revisi harus dalam rangka road map parlemen yang modern. Substansi yang ada di dalam surga saat ini terlalu banyak muatan pragmatisme," kata Ketua Fraksi Partai Nasdem Johnny G Plate di Ruang Sidang Paripurna Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 12 Februari 2018.
 
Penolakan pun diutarakan fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Fraksi PPP meminta pengesahan revisi UU MD3 ditunda. Fraksi PPP meminta pembahasan revisi UU MD3 dikembalikan ke tingkat I.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.