comscore

PPP Sebut Tak ada Parpol Minta Kader Korupsi

Anggi Tondi Martaon - 21 Oktober 2021 15:23 WIB
PPP Sebut Tak ada Parpol Minta Kader Korupsi
Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani di DPR/Medcom.id/Anggi Tondi
Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menanggapi stigma kader partai diminta mencari dana untuk pemilihan umum, bahkan melalui cara koruptif. Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menyebut pandangan itu tak benar, karena tak ada partai yang meminta kadernya mencari dana, sampai melakukan tindakan rasuah. 

"Meskipun itu (kebijakan) nonformal," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.
Wakil Ketua MPR itu meyakini hal itu tidak akan dilakukan partai mana pun. Sebab, menjalankan mesin partai dengan uang hasil korupsi bakal memberi berpengaruh buruk.

Baca: Bupati Kuansing Bantah Perbuatannya Terkait Keperluan Partai

"Katakanlah memerintahkan kepala daerah yang kadernya itu mencari dana-dana dalam rangka pemilu dengan cara yang tidak halal," ungkap dia.

Namun, Arsul tak menutup mata adanya kader partai melakukan korupsi dengan motif membantu keuangan partai. Dia menilai hal itu bentuk inisiatif pribadi, bukan kebijakan partai.

"Merasa dirinya terpanggil untuk ikut gitu ya, memberikan kontribusi kepada partai. Itu berpulang kepada masing-masing," sebut dia.

Arsul mengusulkan pemerintah Indonesia membenahi sistem pendanaan partai. Salah satunya melalui peningkatan dana partai.

"Untuk katakanlah mencegah seperti itu (korupsi dilakukan kader partai) tidak berkelanjutan," ujar Arsul.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id