Pengamat Beberkan 6 King Maker Penentu Paslon Pilpres 2024

    Anggi Tondi Martaon - 30 Juni 2021 18:56 WIB
    Pengamat Beberkan 6 <i>King Maker</i> Penentu Paslon Pilpres 2024
    Ilustrasi partai politik/MI



    Jakarta: Beberapa tokoh dinilai sebagai penentu jumlah pasangan calon (paslon) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 atau biasa disebut king maker. Jumlahnya yakni enam orang.

    Pertama, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski tidak memiliki partai, Kepala Negara memiliki kekuatan yang sangat luar biasa, yaitu kementerian/lembaga.

     



    Ditambah, citra Jokowi yang sederhana dan bersih. Hal itu membuat para pembantunya di kabinet setia kepadanya.

    "Saya lihat di beberapa momentum ini menjadi kekuatan Pak Jokowi," kata Direktur Eksekutif Surveylink Indonesia, Wempy Hadir pada diskusi Para Syndicate yang dilakukan secara virtual, Rabu, 30 Juni 2021.

    King maker kedua yaitu Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Sebab, partai yang dipimpinnya menjadi penguasa parlemen dua periode terakhir.

    Baca: Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pemerintah Disebut Bentuk Konsolidasi

    "PDI Perjuangan hari ini sebagai pemenang dua kali pemilu, (Megawati) layak untuk menjadi king maker," ungkap dia.

    Ketiga, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Tak hanya sebagai penentu, Menteri Pertahanan itu juga dianggap bakal terjun langsun sebagai pemain pada pertandingan Pemilu 2024.

    "Prabowo bisa menjadi king maker dan orang yang akan didorong (calon presiden)," sebut dia.

    Keempat, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, peran SBY sebagai king maker untuk mewujudkan ambisi pribadinya, yaitu menjadikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pemimpin pada masa mendatang.

    "Dia sangat all out mendorong AHY masuk dalam kontestasi politik," ujar dia.

    Kelima, Wakil Presiden ke-12 Indonesia Jusuf Kalla (JK). Meski tak memiliki partai, JK masih memiliki pengaruh dalam kancah perpolitikan Indonesia.

    Hal itu terlihat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu berhasil mendorong dan mengantarkan Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta.

    "Ini tidak bisa dianggap remeh, maka JK layak dianggap sebagai king maker," kata dia.

    Terakhir, Ketum Partai NasDem Surya Paloh. Salah satu penyebab yaitu merenggangnya hubungan NasDem dengan koalisi partai lain di periode kedua Jokowi. Diprediksi, NasDem memilki peluang kecil masuk gerbong koalisi Pilpres 2024 yang dipimpin PDI Perjuangan.

    "Kalau saya lihat manuver politik NaDem, dia mencoba untuk di luar garis koalisi yang ada hari ini," ujar Wempy.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id