Gerindra Dinilai tak Rela Kursi Wagub DKI untuk PKS

    M Sholahadhin Azhar - 20 Juli 2019 21:42 WIB
    Gerindra Dinilai tak Rela Kursi Wagub DKI untuk PKS
    Pengamat politik LIPI Syamsuddin Haris. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar,
    Jakarta: Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menilai polemik pengisian Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta tidak perlu dilanjutkan. 

    Haris berpendapat sejak awal Gerindra sebagai salah satu partai pendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI 2017 tidak memiliki perhatian terhadap pengisian jabatan wagub kali ini. Menurut Haris, Gerindra tidak rela membagi jabatan tersebut pada PKS.

    "Gerindra enggak punya niat baik, dia enggak mengizinkan PKS isi wagub," ujar Haris di Jakarta, Sabtu, 20 Juli 2019.

    Menurut dia, harusnya posisi yang diduduki sebelumnya oleh Sandiaga itu diberikan ke PKS. Jika Gerindra punya niatan baik, maka hal itu langsung dilakukan tanpa pemilihan.

    Haris melihat polemik pengisian kursi wagub dijadikan komoditas partai-partai terkait untuk menjual kepentingan. "Dalam pengertian mengambil untung dari kemelut pemilihan Wagub DKI," tutur Haris.

    Jika ingin praktis, Haris mengusulkan jabatan Wagub DKI dikosongkan saja. Mengingat banyak jabatan struktural lain yang bisa membantu tugas Gubernur DKI Anies Baswedan. 

    Ada Sekda DKI Saefullah yang bisa menggantikan Anies sewaktu-waktu. Selain itu, jabatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga komplit terisi. Pembantu-pembantu Anies itu dinilai mumpuni menyokong kinerja Pemprov DKI.

    "Kosongin aja wagub kan enggak banyak tugasnya, karena enggak punya otoritas," tandas Haris.



    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id