Airlangga Dituding Tak Melibatkan Buruh Bahas Omnibus Law

    Yurike Budiman - 20 Januari 2020 08:30 WIB
    Airlangga Dituding Tak Melibatkan Buruh Bahas Omnibus Law
    Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Medcom/Desi Angriani
    Jakarta: Juru Bicara Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) Ilhamsyah menyebut serikat buruh tak pernah dilibatkan dalam pembahasan penyederhanaan undang-undang (omnibus law) tentang Cipta Lapangan Kerja. Ini sekaligus membantah pernyataan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. 

    "Secara lengkap, secara detil, dalam sebuah  tim kerja untuk pembahasan Omnibus Law pemerintah tidak pernah melibatkan serikat pekerja atau serikat buruh," kata Ilham di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Minggu, 19 Januari 2020. 

    Ilham mengatakan pola ini sama ketika pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tentang Tax Allowance. "Pada waktu itu. Buruh tidak dilibatkan sama sekali," ujarnya.
     
    Ilham menyebut kabar serikat buruh sudah menyetujui omnibus law sebatas klaim Menteri Airlangga. Ia mengaku sudah mengonfirmasi ke beberapa serikat buruh, salah satunya Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). 

    "KSPSI membuat statement bahwa menyatakan tidak benar serikat buruh sudah menerima omnibus law. Itu tidak benar. Itu klaim Airlangga saja," ungkapnya.

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku sudah bertemu dengan serikat buruh untuk membahas omnibus law tentang Cipta Lapangan Kerja. Menurut Airlangga, dialog sudah dilakukan dengan tujuh konfederasi dan 28 serikat buruh. Pertemuan disebut berlangsung sekitar hingga empat sampai lima kali.

    "Pada prinsipnya hampir seluruh konfederasi menerima omnibus law ini dan mereka menghendaki agar dilibatkan sebagai mitra dialog," ujar Airlangga usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.

    Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea membantah pernyataan tersebut. Ia juga mengaku terkejut dengan pernyataan Airlangga.

    "Saya terkejut dengan pernyataan tersebut. Sekarang saya mau tanya, konfederasi buruh mana yang sudah setuju?" kata Andi, Kamis, 16 Januari 2020.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id