Marwan Jafar Minta Pembangkit Listrik Dilakukan Secara Desentralisasi

    Juven Martua Sitompul - 10 September 2020 22:28 WIB
    Marwan Jafar Minta Pembangkit Listrik Dilakukan Secara Desentralisasi
    Marwan Jafar. Foto Dokumentasi Istimewa.
    Jakarta: Anggota Komisi VI DPR, Marwan Jafar, meminta pembangkit tenaga listrik di PLN dilakukan secara desentralisasi. Hal itu guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik secara massal.

    Menurutnya, pembangkit listrik yang dilakukan secara sentralisasi akan sangat berbahaya bagi keamanan nasional. "Karena kalau sentralisasi begitu mati seluruh Indonesia akan bahaya buat pengamanan kita," kata Marwan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT PLN, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2020.

    Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi itu menyampaikan dukungan terkait rencana PLN untuk mengalirkan listrik ke desa-desa. Dia menilai hal itu sebagai dukungan PLN untuk membangkitkan perekonomian masyarakat di desa.

    "Saya mendukung PLN untuk menghidupkan desa dengan mengalirkan listrik. Hal ini salah satu program saya waktu di kementerian desa," katanya.

    Baca: 250 Ribu Pelanggan PLN Gunakan Meteran Digital

    Dalam kesempatan itu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyinggung terkait transparansi keuangan PLN. Dia berharap PLN jangan sampai mengorbankan kepentingan masyarakat hanya karena mengutamakan bisnis.

    "Soal keuangan juga harus transparan. Bisnis oke tapi jangan sampai mengorbankan masyarakat. Sifatnya kartelisasi harus dihentikan untuk melayani masyarakat," tegas Marwan.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id