Keamanan Atlet PON 2020 Harus Jadi Prioritas Utama

    Medcom - 05 Februari 2020 21:53 WIB
    Keamanan Atlet PON 2020 Harus Jadi Prioritas Utama
    Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Zaenal Arifin/Medcom.id
    Jakarta: Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta keamanan dan kenyamanan atlet yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua menjadi prioritas utama. Segala unsur pengamanan dapat bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.

    “PON 2020 ini bukan pesta olahraga sembarangan, karena perhatian masyarakat baik nasional maupun internasional akan tertuju ke sana. Karenanya, aspek keamanan dan kenyamanan dalam acara ini harus benar-benar diperhatikan,” ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

    Sahroni meyakini kesuksesan penyelenggaraan PON 2020 akan berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi di Papua. Seluruh otoritas terkait perlu bekerja sama menyukseskan pentas olahraga nasional ini.

    “Dampak ekonominya akan besar, makanya kita perlu benar-benar menjaga kegiatan ini agar selalu kondusif dan aman, sehingga PON 2020 bisa mendatangkan manfaat bagi semua pihak,” ujar politikus Partai NasDem itu.

    PON 2020 akan melibatkan total 12.523 orang. Terdiri dari 6.442 atlet, 3.221 official, dan sebanyak 2.860 sumber daya manusia (SDM) pertandingan seperti panitia pelaksana, wasit, dewan hakim, technical delegate. Kemendagri juga sudah mengusulkan agar kegiatan ini ditunjang dengan bantuan dari TNI dan Polri.

    Keamanan Atlet PON 2020 Harus Jadi Prioritas Utama
    Stadion Papua Bangkit yang merupakan salah satu venue yang akan dijadikan pembukaan dan penutupan PON XX. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)




    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id