Gerindra Bahas Kenaikan Ambang Batas Parlemen di Rakernas

    Anggi Tondi Martaon - 06 Februari 2020 04:31 WIB
    Gerindra Bahas Kenaikan Ambang Batas Parlemen di Rakernas
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Partai Gerindra belum mengambil sikap terkait wacana kenaikan ambang batas parlemen. Wacana ini bahkan belum dibahas internal di partai lambang kepala burung garuda tersebut.

    "Partai Gerindra secara internal belum pernah membahas mengenai ambang batas pemilu legislatif maupun presiden," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

    Wakil Ketua DPR itu menyebut pembahasan akan dilakukan pada rapat kerja nasional (Rakernas) Gerindra. Rakernas rencananya digelar pada Maret nanti. 

    "Mungkin baru akan kita bahas secara detail, kemudian Partai Gerindra akan mengeluarkan pernyataan secara resmi mengenai ambang batas (parlemen dan presiden)," ujar dia.

    Revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu masuk dalam Prolegnas 2020. Salah satu poin yang akan dibahas terkait ambang batas parlemen.

    Beberapa pihak menginginkan ambang batas parlemen dinaikan. Mereka yaitu NasDem (7 persen), PKS dan PDIP (5 persen), Golkar (7,5 persen) dan PPP (4,5 persen). Sementara PKB belum mau buka suara berapa ambang batas parlemen yang akan diajukan.

    Selain itu, PAN dan Demokrat menolak kenaikan ambang batas parlemen. Mereka sepakat ambang batas pada Pemilu 2024 tetap empat persen.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id