Kekesalan Jokowi Memunculkan Sentimen Negatif

    Theofilus Ifan Sucipto - 06 Juli 2020 20:12 WIB
    Kekesalan Jokowi Memunculkan Sentimen Negatif
    Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada para menterinya dalam Sidang Kabinet Paripurna, Kamis, 18 Juni 2020. Youtube Sekretariat Presiden
    Jakarta: Kekesalan Presiden Joko Widodo kepada para menterinya menuai berbagai respons dari masyarakat. Sebanyak 45 persen warganet memberi sentimen negatif.

    “Sentimen negatif 45 persen, jauh lebih banyak dibanding yang positif sebesar 25 persen,” kata Ketua Dewan Pengurus Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Didik Rachbini dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin, 6 Juli 2020.

    Didik mengatakan angka itu berdasarkan riset big data LP3ES. Riset dilakukan pada 26 Juni sampai 3 Juli 2020.

    Riset tersebut melihat sentimen masyarakat melalui perbincangan di media sosial dan media daring. Seperti Twitter, Facebook, Youtube, dan Instagram.

    Didik menjelaskan sentimen negatif itu muncul karena menganggap kinerja pemerintah kurang baik. Apalagi, Jokowi mengekspresikan dengan memuntahkan kekesalannya.

    “Marahnya pemimpin di depan publik juga cerminan pengakuan kinerja yang rendah,” ujar Didik.

    Baca: Jokowi Jengkel Menteri Anggap Enteng Penanganan Covid-19

    Selain itu, Didik menilai kemarahan itu untuk menutupi kekurangan pemerintah dalam menangani virus korona (covid-19). Sehingga, masyarakat disuguhi hal tersebut sebagai drama belaka.

    “Karena secara politik menarik bagi media dan publik secara luas,” tutur dia.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id