• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Medsos `Racun` Pilpres 2019

Achmad Zulfikar Fazli - 12 Oktober 2018 19:35 wib
Anggota Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Budiman
Anggota Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Budiman Sudjatmiko. Foto: Medcom.id/Adin.

Jakarta: Media sosial dinilai dapat meningkatkan tensi pertarungan Pilpres 2019. Bukan tidak baik, namun medsos dapat menjadi racun yang dapat mempengaruhi dunia nyata di Pilpres 2019.
 
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menyebut penggunaan buzzer politik lewat medsos akan semakin masif. "Tensinya makin tinggi karena pengguna medsos semakin banyak," kata Budiman dalam sebuah diskusi di kawasan Tebet, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018.
 
Maraknya penggunaan medsos disebabkan semakin canggihnya teknologi. Sayangnya, kata dia,  kecanggihan itu tak diimbangi cara berpikir pengguna medsos dan buzzer.
 
Pengguna medsos dan buzzer dinilai belum punya kapasitas mumpuni untuk berpikir dan berdebat. Buktinya, konten yang disebarkan belum ada yang membicarakan tentang substansi persoalan bangsa.
 
"Harus diakui bahwa pada bagian ini Indonesia masih kurang. Tapi kecerdasan tools tidak kalah," ucap dia.

Baca: Polri Pantau Perang Tagar Soal Pilpres di Medsos

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan itu menilai kekerabatan pengguna medsos dengan dunia nyata sangat dekat. Karena itu, pengguna medsos dinilai mampu mempengaruhi orang-orang di dunia nyata.
 
"Jadi (ibaratnya) cukup anda taruh satu tablet racun di bak yang luas, maka air itu akan menjadi beracun," kata dia.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.