Demokrat Pertanyakan KLB Versi Darmizal

    Candra Yuri Nuralam - 28 Februari 2021 14:10 WIB
    Demokrat Pertanyakan KLB Versi Darmizal
    Ilustrasi Partai Demokrat. Medcom.id



    Jakarta: Partai Demokrat menegaskan tidak akan melakukan Kongres Luar Biasa (KLB). Kongres itu dinilai hanya khayalan mantan kader Demokrat HM Darmizal MS.

    "Majelis Tinggi Partai (MTP) tidak setuju, 34 DPD tidak setuju, DPC-DPC juga tidak setuju," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra melalui keterangan tertulis, Minggu, 28 Februari 2021.






    Herzaky menuturkan KLB mesti dengan persetujuan Majelis Tinggi Partai. Serta ada permintaan 2/3 dari seluruh 34 DPD dan setengah dari seluruh DPC.

    Dia meyakini KLB yang dimaksud Darmizal melanggar aturan. Herzaky mempertanyakan KLB yang dimaksud mantan kader Demokrat itu.

    "Kalau benar dibuat, sudah pasti tidak inkonstitusional karena tidak sesuai dengan aturan, dan ilegal karena pesertanya asal-asalan alias bukan pemilik suara sebenarnya di Partai Demokrat," ujar Herzaky.

    (Baca: Demokrat Nilai Darmizal Aib Partai)

    Dia menilai Darmizal hanya kesal dipecat oleh partai. Bahkan, senior Partai Demokrat tidak kaget saat Darmizal sesumbar terkait kongres usai dipecat.

    "Buat kader-kader senior kami yang kenal betul dengan kelakuan Darmizal, pada geleng-geleng kepala semua saat Darmizal mengatakan KLB harus dilakukan demi tujuan mulia yang dilandasi niat tulus dengan manfaat kebaikan. Niat tulus atau niat fulus sebenarnya?" ujar Herzaky.

    Herzaky meyakini Darmizal sudah diguyur banyak uang untuk mengusulkan KLB. Dia mengungkapkan sejumlah kader di daerah juga ditawarkan sejumlah uang.

    "Kader-kader kami di daerah itu diiming-imingi fulus atau imbalan berupa duit tunai lengkap dengan segala fasilitasnya jika bersedia mendukung KLB," beber Herzaky.

    HM Darmizal MS merupakan salah satu kader yang dipecat Partai Demokrat. Darmizal tak soal atas pemecatan tersebut.
     
    "Saya tidak bersedih apalagi berduka atas pemecatan ini," kata Darmizal, Jumat, 26 Februari 2021.
     
    Darmizal menilai pemecatan tersebut menjadi sejarah bagi partai berlambang bintang Mercy ini untuk segera melaksanakan Kongres Luar Biasa. Dia menyebut publik dan kader sadar sedang berada dalam pengelolaan yang salah dan kental dengan nuansa yang tidak taat aturan dan tidak demokratis.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id