Mendagri Akan Keluarkan Instruksi Agar Kepala Daerah Serius Tangani Covid-19

    Kautsar Widya Prabowo - 17 November 2020 17:06 WIB
    Mendagri Akan Keluarkan Instruksi Agar Kepala Daerah Serius Tangani Covid-19
    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bakal mengeluarkan instruksi kepada kepala daerah terkait keseriusaan penerapan protokol kesehatan. Hal ini penting sebagai upaya menghambat penyebaran covid-19 (korona).

    "Supaya kepala daerah mematuhi peraturan daerah dan peraturan kepala daerah yang dibuatnya sendiri," ujar Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Safrizal dalam konferensi pers di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa, 17 November 2020.

    Ia meyakini instruksi tersebut dapat mengingatkan kepala daerah bersama-sama keluar dari pandemi covid-19. Terutama, wilayah DKI Jakarta yang terus mengalami peningkatan kasus penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok itu.

    "Tentu upaya yang sungguh-sungguh di DKI Jakarta akan membawa perubahan cukup baik di DKI Jakarta," tutur dia.

    (Baca: Kemendagri Tentukan Sanksi Usai Anies Diperiksa Polisi)

    Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menghadirkan massa dalam jumlah besar, Sabtu, 14 November 2020. Kegiatan tersebut melanggar Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 799 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

    Pengumpulan massa itu juga melanggar Pergub DKI Jakarta Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai tidak menginstruksikan pembubaran kegiatan tersebut.

    Hal ini berbeda dengan sikap tegas Anies yang sempat membubarkan pengunjung di salah satu kedai kopi di kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan. Teranyar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menjatuhkan sanksi Rp50 juta terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab atas pelanggaran protokol kesehatan menimbulkan kerumunan massa.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id