Konvensi Capres NasDem Perlu Perhitungkan Figur Berpolitik Kebangsaan Moderat

    Fachri Audhia Hafiez - 15 November 2020 13:16 WIB
    Konvensi Capres NasDem Perlu Perhitungkan Figur Berpolitik Kebangsaan Moderat
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai ada dua hal yang perlu diperhatikan Partai NasDem dalam penyelenggaraan konvensi calon presiden (capres) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Salah satunya figur dengan narasi politik kebangsaan moderat.

    "Tokoh yang perlu diperhatikan NasDem adalah yang memiliki narasi politik kebangsaan moderat," kata Adi saat dihubungi Medcom.id, Minggu, 15 November 2020.

    Menurut Adi, sosok dengan narasi politik seperti itu akan berada di tengah di antara kelompok ekstrem kanan atau kiri. Artinya tokoh itu mampu membuka ruang di antara dua kelompok yang berbeda pandangan.

    Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini meyakini NasDem akan membuka peluang syarat figur inklusif dan toleran itu. Sebab, NasDem merupakan partai terbuka untuk mengakomodasi berbagai kepentingan kelompok.

    "Mengingat NasDem ini nasionalis religius kan kalau melihat secara umum," ujar dia.

    Baca: Tiga Kriteria Peserta Konvensi Capres Partai NasDem

    Hal kedua yang perlu diperhatikan NasDem tak terlepas dari elektabilitas tokoh yang akan diusung. Elektabilitas akan menjadi magnet untuk menang di Pilpres 2024 serta mengusung barisan satu koalisi dengan Nasdem.

    "Artinya kalau mau memenangkan konvensi NasDem ini magnet politiknya kuat, elektabilitas kuat, dan leading secara positif, tentu ini akan memancing partai-partai lain untuk bergabung," ujar Adi.

    NasDem menjadi salah satu partai yang mengambil ancang-ancang untuk Pilpres 2024. Partai besutan Surya Paloh itu akan menggelar konvensi mencari sosok potensial untuk pemimpin selanjutnya. Penyaringan dimulai pada 2022.

    Siapa pun diperkenankan mengikuti konvensi capres tersebut. Bahkan, NasDem menerima kader dari partai politik lain di penyaringan itu.

    Komitmen ini dibuat karena NasDem ingin menjadi partai yang terbuka bagi semua kalangan. Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki kapasitas dan kualitas serta mampu mengemban amanat konstitusi.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id