• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kominfo akan Tindak Konten Negatif Terkait Pemilu 2019

Dian Ihsan Siregar - 06 Desember 2018 12:51 wib
Suasana diskusi publik terkait 'Tantangan Keamanan Siber dalam
Suasana diskusi publik terkait 'Tantangan Keamanan Siber dalam Pemilu 2019' di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Foto: Dian Ihsan/Medcom.id

Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengawasi konten-konten negatif menjelang Pemilu 2019. Kominfo bakal menindak tegas konten-konten yang melanggar aturan Pemilu.

"Pengaturan konten, kami akan tindak langsung jika kontennnya terkait pornografi dan judi. Kalau di luar itu, pelanggaran pemilu kami tunggu instansi terkait dalam hal ini KPU dan Bawaslu," kata Kepala Seksi Infrastruktur Pengendalian Keamanan Internet Kominfo, Riko Rasota Rahmada dalam diskusi publik terkait 'Tantangan Keamanan Siber dalam Pemilu 2019' di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Menurut dia, pengaturan konten bersifat reaktif. Kominfo akan bekerja selama 24 jam untuk membersihkan konten berita bohong atau hoaks.

Dia menilai tantangan di Pemilu 2019 cukup besar. Kominfo akan berada di jalur tengah dalam menertibkan konten-konten negatif selama pemilu. 

"Kita akan netral di Pemilu 2019 dalam menindak konten yang melanggar aturan pemilu. Karena kita itu institusi pemerintah, jadi harus jaga keamanan pemilu, agar berjalan dengan baik," jelas dia.

Menteri Kominfo Rudiantara juga telah menginstruksikan kepada seluruh pegawainya untuk mengantisipasi konten-konten negatif. Terutama, konten yang bisa memecah belah atau menimbulkan kericuhan di masyarakat. 

"Kami terus awasi potensi dan setiap perkembangannya, agar kondusif. Kami juga terus memberikan literasi pendidikan yang positif kepada masyarakat, agar digital itu makin lebih baik digunakan masyarakat," pungkas dia.




(AZF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.