comscore

Ancaman AUKUS Bukan Hanya Kapal Selam Bertenaga Nuklir

Fachri Audhia Hafiez - 26 September 2021 13:25 WIB
Ancaman AUKUS Bukan Hanya Kapal Selam Bertenaga Nuklir
Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id
Jakarta: Pengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menilai kapal selam bertenaga nuklir merupakan salah satu produk Aliansi Amerika Serikat, Australia, dan Inggris (AUKUS) di kawasan Asia Pasifik. Ada objek lain yang mengancam dari kerja sama antarnegara itu.

"Kalau kita baca dari dokumen tiga menteri (negara) tersebut akan kaget, karena bukan cuma semata kapal selam (bertenaga) nuklir," kata Connie dalam Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'AUKUS, China Panas Indonesia Terimbas?', Minggu, 26 September 2021.
Baca: Sikap Tegas Indonesia Hadapi Ancaman AUKUS Dinilai Tepat

Menurut dia, hal yang patut diwaspadai dari AUKUS, yakni sejumlah kerja sama di bidang antariksa dan siber. AUKUS bakal berbagai informasi dan menginvestigasi sejumlah isu di kawasan.

Selain itu, adanya potensi kerja sama Five Eyes atau Lima Mata. Five Eyes adalah aliansi lima negara yang menyepakati berbagi hasil intelijen atau sadapan, yaitu Amerika Serikat, Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Inggris.

"Jadi (mereka) akan verifikasi, investigasi, inspeksi deteksi, dan laporan itu akan terkoordinasi dengan tiga negara ini," ujar Connie.

Ancaman lainnya adalah infodemik. Menurut Connie, AUKUS menyadari ancaman siginifikan keamanan regional di kawasan berupa hoaks dan disinformasi.

"Mereka ingin bikin counter intelijen, contoh mau bikin kampanye misalnya China ancaman," kata Connie.

Sementara itu, ancaman lainnya yakni berupa pertahanan udara dan termasuk penyebaran pesawat oleh AUKUS. Mereka akan menempatkan pangkalan udara lewat kapal induk yang berada di sejumlah titik di kawasan Asia Pasifik.
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id