Ombudsman Sebut Bantuan Tunai Rp600 Ribu Tak Cukup

    Fachri Audhia Hafiez - 24 Juli 2021 09:17 WIB
    Ombudsman Sebut Bantuan Tunai Rp600 Ribu Tak Cukup
    Ilustrasi. AFP



    Jakarta: Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya menilai bantuan sosial (bansos) tunai Rp600 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM) tak cukup. Penilaian itu tertuang dalam laporan evaluasi pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Ibu Kota.

    "Jumlah tersebut bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan paling dasar bagi satu keluarga," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya, Teguh P Nugroho, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 24 Juli 2021.

     



    Menurut Teguh, nilai kompensasi tersebut sulit untuk memenuhi kebutuhan lain. Terlebih, mobilitas penduduk untuk melakukan pekerjaan juga dibatasi.

    "Masyarakat rentan masih harus tetap membayar sewa rumah, biaya pendidikan bagi keluarga yang anaknya tidak masuk sekolah negeri atau tidak mendapat bantuan pendidikan, serta pembayaran biaya listrik walaupun bersubsidi," ujar Teguh.

    Teguh mengatakan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) merupakan wilayah dengan biaya hidup yang relatif lebih mahal daripada daerah lain. Namun, jumlah bantuan yang diberikan sama besarnya dengan daerah lain.

    Baca: Penyaluran Bantuan PKH pada 1,5 Juta Warga Jateng Tersendat, Ini Alasannya

    Ombudsman menyebut warga butuh minimal Rp2 juta hingga Rp2,5 juta untuk memenuhi kebutuhan standar di tengah pembatasan mobilitas. Nilai bantuan dengan jumlah itu bisa diberikan berupa tunai atau bentuk lain.

    "Seperti perluasan Kartu Jakarta Pintar (KJP) atau bantuan biaya pendidikan lain bagi warga daerah penyangga serta bagi siswa yang tidak bersekolah negeri," ucap Teguh.

    Ombudsman menyarankan Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyusun rumusan bansos yang tepat. Khususnya mencatat sasaran bantuan untuk bisa diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

    "Pemberian bansos bagi warga rentan di wilayah Jabodebek, baik dalam bentuk langsung maupun bantuan lain yang setara dengan kebutuhan minimum hidup di wilayah Jabodebek," kata Teguh.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id