Aklamasi Pemilihan Ketum Golkar Dinilai Bukan Otoriter

    Arga sumantri - 14 November 2019 16:54 WIB
    Aklamasi Pemilihan Ketum Golkar Dinilai Bukan Otoriter
    Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia. Foto: Arga Sumantri/Medcom.id
    Jakarta: Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia, menyebut wacana aklamasi dalam pemilihan ketua umum bukan berarti menerapkan sistem otoriter. Aklamasi dinilai salah satu mekanisme politik dan demokrasi. 

    "Aklamasi bukan judul, tapi proses," kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 14 November 2019. 

    Ia mencontohkan sistem Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pesta demokrasi lima tahunan itu hanya berlangsung satu putaran dan menetapkan Presiden Joko Widodo terpilih kembali memimpin negara. 

    "Apakah itu kemudian kita sebut tidak demokratis? Kan enggak juga. Apa kemudian Pak Jokowi terpilih dua kali, dia akan otoriter? Kan enggak juga," ujarnya. 

    Menurut dia, otoritarian tergantung sifat masing-masing pemimpin. Bagi Doli, mekanisme aklamasi tak bisa disebut otoriter. Ia menepis anggapan sebagian pihak di internal Golkar yang menyebut Airlangga Hartarto otoriter apabila memaksakan pemilihan ketum secara aklamasi.

    "Artinya kalau orang mayoritas memberikan kepercayaan kan itu memang karena cukup layak punya kapasitas," kata loyalis Airlangga itu.

    Internal Golkar menghangat jelang pelaksanaan musyawarah nasional (munas) pada 4-6 Desember. Salah satu agendanya yaitu memilih Ketum Golkar periode 2019-2024

    Selain Airlangga, Wakil Koordinator Bidang (Wakorbid) Pratama Golkar sekaligus Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) santer dikabarkan jadi pesaing di bursa caketum. 

    Mencuat wacana aklamasi untuk Airlangga dalam bursa pemilihan ketua umum Golkar. Wacana ini dikritik loyalis Bamsoet. Kubu Bamsoet menilai Airlangga otoriter bila memaksakan aklamasi dalam pemilihan ketum Golkar.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id