Sudah Disuntik Sinovac, Legislator Tetap Ikut Uji Vaksin Nusantara

    Fachri Audhia Hafiez - 14 April 2021 18:31 WIB
    Sudah Disuntik Sinovac, Legislator Tetap Ikut Uji Vaksin Nusantara
    Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay/Istimewa.



    Jakarta: Anggota Komisi IX Saleh Partaonan Daulay mengaku terlibat dalam tahapan riset Vaksin Nusantara. Dia juga sudah disuntik vaksin Sinovac.

    "Sudah (divaksin) Sinovac. Sudah lama," ujar Saleh kepada Medcom.id, Rabu, 14 April 2021.

     



    Saleh tak masalah tetap mengikuti uji vaksin tersebut meskipun sudah divaksinasi. Menurut dia, Vaksin Nusantara berpotensi dikembangkan di Indonesia.

    "Vaksin Nusantara ini harus menjadi salah satu contoh produk dalam negeri yang perlu mendapatkan dukungan dan perhatian pemerintah," ucap Saleh.

    Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku telah berdiskusi dengan para peneliti Vaksin Nusantara. Dia mengeklaim peneliti tersebut berasal dari Indonesia maupun Amerika Serikat (AS).

    "Saya percaya bahwa vaksinasi ini sangat baik dan efektif dalam rangka meningkatkan imunitas," ujar dia.

    Baca: Bukan Disuntik Vaksin Nusantara, Legislator Diambil Sampel Darah

    Imunitas dari Vaksin Nusantara diklaim tinggi. Saleh tertarik mengikuti tahapan pengujian setelah mengetahui khasiat Vaksin Nusantara.

    "Mereka lalu merekomendasikan vaksin ini kepada orang lain, termasuk kepada saya," ujar Saleh.

    Sejumlah anggota DPR terlibat dalam pengujian Vaksin Nusantara di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Mereka yang mengikuti pengujian vaksin tersebut, yakni Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Komisi IX Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Komisi IX Nihayatul Wafiroh, anggota Komisi XII Adian Napitupulu, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id