Sanksi Berat Bagi Jemaah Umrah Pemalsu Data Tes Swab

    Fachri Audhia Hafiez - 23 November 2020 19:42 WIB
    Sanksi Berat Bagi Jemaah Umrah Pemalsu Data Tes <i>Swab</i>
    Menteri Agama Fachrul Razi/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Menteri Agama Fachrul Razi menyebut sanksi berat akan diterapkan untuk jemaah umrah yang memalsukan data tes usap atau tes swab covid-19. Hasil tes digunakan sebagai syarat untuk dapat beribadah umrah.

    Pernyataan tersebut menyusul adanya 13 jemaah umrah kloter pertama yang terkonfirmasi positif covid-19 saat tiba di Arab Saudi. Mereka diduga memalsukan data hasil tes guna dapat lolos dari pemeriksaan.

    "Nanti kalau masih terjadi (lagi) pasti akan kita jatuhkan sanski berat," ujar Fachrul dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 23 November 2020. 

    Kementerian Agama (Kemenag), kata Fachrul, tidak memberikan sanksi terhadap 13 jemaah. Namun kondisi tersebut menjadi pelajaran untuk dapat melakukan verfikasi data hasil swab tes yang dibawa jemaah dengan instansi kesehatan terkait.

    Dia menyebut ada dua jemaah terkonfirmasi positif covid-19 dalam keberangkatan umrah pada 22 November 2020. Hal itu diketahui sebelum mereka berangkat ke Tanah Suci.

    "Mereka sudah melakukan karantina (dan) diswab. Selama karantina kami memang sudah menawarkan asrama haji, kami lihat yang sekarang mereka masih pakai hotel tapi mungkin memang awalnya sudah membooking hotel," jelasnya. 

    Lebih lanjut, penggunaan asrama haji sebagai lokasi karantina jemaah umroh akan diterapkan. Sehingga, jemaah Indonesia dipastikan bebas covid-19 saat beribadah umrah.

    "Kami (jadi) mudah mengawasinya  dan tentu saja kita buat di asrama haji pasti biayanya lebih murah. Nanti akan kami bicarakan lebih lanjut," kata Fachrul.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id