• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Bawaslu: 99 TPS Lakukan Pemungutan Suara Ulang Selama Pilkada 2018

Faisal Abdalla - 12 Juli 2018 19:25 wib
Rilis Bawaslu soal Pilkada Serentak 2018 - Medcom.id/Faisal
Rilis Bawaslu soal Pilkada Serentak 2018 - Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merilis hasil evaluasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 99 TPS melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) selama Pilkada 2018. 

"PSU terjadi di 57 kabupaten/kota dan 17 provinsi. Hasil pengawasan menemukan 150 TPS yang berpotensi PSU," kata Komisioner Bawaslu, M. Afifuddin di gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018. 

Afif mengatakan, dari temuan 150 TPS yang potensi PSU, 134 TPS yang direkomendasikan Bawaslu untuk dilakukan PSU setelah dilakukan proses kajian. Dari 134 TPS yang direkomendasikan untuk PSU tersebut, 35 TPS tidak ditindaklanjuti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

"Jadi sebanyak 99 TPS yang ditindaklanjuti KPU untuk dilaksanakan PSU," imbuh dia. 

(Baca juga: Lima Kabupaten di NTT Gugat Hasil Pilkada ke MK)

Rekomendasi pelaksanaan PSU, lanjut Afif, disebabkan karena pembukaan kotak suara atau berkas pemungutan dan penghitungan suara yang tidak sesuai ketentuan. Selain itu, dugaan penggunaan hak pilih lebih dari satu kali dan penggunaan hak pilih di TPS lain juga menyebabkan dikeluarkannya rekomendasi PSU di sejumlah TPS. 

Lebih lanjut, Afif mengatakan, PSU memberikan pembelajaran adanya informasi pemungutan suara yang tak sepenuhnya dipahami oleh penyelenggara pemilu. Selain itu, pelaksanaan PSU juga membuktikan adanya ketidakmandirian yang dilakukan KPPS serta pemilih yang kurang teredukasi. 

"Kesalahan prosedur dan minimnya informasi pemilih ini dapat mengganggu proses tahapan pemilu berikutnya," tandas Afif. 






(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.