comscore

Kader Gerindra Diminta Menjaga Hubungan Baik dengan Ulama

Arga sumantri - 24 April 2022 12:52 WIB
Kader Gerindra Diminta Menjaga Hubungan Baik dengan Ulama
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani silaturahmi ke Kiai Miftah Farid, ulama sepuh Bandung, Jawa Barat. Foto: Istimewa.
Jakarta: Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bersilaturahmi ke kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu malam, 23 April 2022. Kunjungan ini bertujuan menjaga komunikasi Gerindra dengan para ulama dan tokoh masyarakat.

"KH Miftah ulama senior yang sudah puluhan tahun bergerak di tengah masyarakat melalui jalur dakwah dan pendidikan di kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). Nasihat dan petuahnya didengar oleh khalayak banyak," ujar Muzani melalui keterangan tertulis, Minggu, 24 April 2022.
Menurut dia, penting bagi sebuah partai politik untuk terus menjaga komunikasi dengan para ulama dan tokoh masyarakat. Sebab, ulama adalah teladan dan mata hati rakyat, sekaligus tempat berkeluh kesah.

"Sebab itu jabatan-jabatan publik yang diemban kader partai baik di eksekutif maupun legislatif merasa perlu untuk terus menjaga hubungan dengan para ulama, kiai, dan tokoh masyarakat," ucap dia.

Baca: Pimpinan DPR Nilai Honor Rossa dari DNA Pro Seharusnya Tak Disita

Sementara itu, Kiai Miftah berpesan kalau partai politik seperti Gerindra memiliki tugas untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Jabatan publik yang dimiliki dalam kapasitas apa pun, bisa menjangkau lebih banyak orang. 

Itu sebabnya, kata Kiai Miftah, jabatan publik sering kali diperebutkan karena nilai strategisnya. Ia mengatakan sebuah kemuliaan bisa dibangun dari jabatan. 

"Tapi sebaliknya jika kita salah menggunakan jabatan ini, kerusakan akan terjadi di tengah masyarakat. Termasuk bagi orang yang memegang jabatan itu," ujar Kiai Miftah Farid.

Ia menekankan kewenangan yang diberikan dari sebuah jabatan amatlah besar. Masalahnya, bagaimana para pemegang kebijakan menggunakan kewenangan itu untuk membantu banyak orang.

"Sebaik-baik orang adalah mereka yang bermanfaat untuk orang lain," ungkap Kiai Miftah..

Kiai Miftah Farid adalah tokoh dan ulama sepuh Jawa Barat yang sudah menjadi dosen senior di ITB untuk mata kuliah agama Islam selama 50 tahun. Sejak dulu, dakwah-dakwahnya memiliki pengaruh yang cukup kuat di tengah masyarakat karena kesejukan kata dan kalimat dalam memberikan nasihat.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id