comscore

Sambut Baik RUU KIA, NasDem Ingatkan Soal Kelompok Rentan

Putra Ananda - 01 Juli 2022 13:59 WIB
Sambut Baik RUU KIA, NasDem Ingatkan Soal Kelompok Rentan
Ilustrasi Medcom.id.
Jakarta: Partai NasDem menyambut baik keberadaan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) yang telah menjadi RUU inisiastif DPR. Keberadaan RUU itu harus didukung untuk memastikan perlindungan dan penguatan ibu dan anak di Indonesia.

Dalam rancangan beleid itu, sejumlah hal mengatur tentang ibu dan anak mulai aspek perlindungan, peningkatan kualitas, pengawasan hingga pendataan. NasDem mengingatkan agar kelompok rentan diberi porsi yang lebih dalam aturan tersebut.
"Keberadaan RUU KIA ini harus disambut baik oleh seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan persoalan ibu dan anak dapat dikelola lebih sistemik, berkelanjutan dan berkisnambungan," kata Ketua DPP Bidang Kesehatan Okky Asokawati di Jakarta, Jumat, 1 Juli 2022.

Anggota Komisi Kesehatan DPR dua periode ini menyebutkan dalam RUU KIA hakikatnya ingin untuk mensistematisasi pelbagai aturan yang berada di sejumlah peraturan perundang-undangan. Termasuk, menunjukkan politik hukum negara atas keseriusan dalam persoalan ibu dan anak.

"Ada pesan kuat dari negara untuk memberi proteksi terhadap ibu dan anak Indonesia. Semangat ini harus ditangkap oleh semua pihak," tegas Okky.
 

Baca: Wapres: RUU KIA Komitmen Pemerintah Lindungi Ibu dan Anak


Okky berharap ada kajian mendalam dalam pembahasan RUU KIA. Dia menyebutkan harus terdapat indikator yang jelas bila kelak UU KIA ini diundangkan. Menurut dia, keberadaan UU harus benar-benar dirasakan manfaat dan dampaknya bagi publik.

"Harus ada kajian dampak atas penerapan UU ini atau biasa disebut regulatory impact assement (RIA). Misalnya, jika UU ini diterapkan, berapa angka ibu dan anak meninggal saat melahirkan dapat ditekan? Berapa anak stunting dapat diturunkan? Berapa kasus KDRT dapat ditekan? Jadi harus jelas ukurannya," kata Okky.

Di bagian lain, Okky juga berharap agar dalam RUU KIA ini porsi pengaturan yang memberi dampak penguatan kepada kelompok rentan agar menjadi atensi. Menurut dia, UU harus dapat memberi penguatan secara sistemik kepada ibu dan anak yang masuk kategori kelompok rentan.

"UU harus memberi keberpihakan kepada kelompok rentan dari sisi ekonomi, sosial, politik termasuk yang berada di pedesaan dan pedalaman harus mendapat perhatian sangat serius oleh UU ini," tegas Okky.

DPR telah menyetujui RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) sebagai RUU inisiatif DPR dalam sidang paripurna DPR, Kamis, 30 Juni 2022. Beberapa isu yang mendapat perhatian dari publik soal fasilitas cuti bagi suami dan istri saat melahirkan.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id