comscore

Kemendagri Dorong Modernisasi Irigasi Wujudkan Kedaulatan Pangan

Antara - 18 Mei 2022 13:30 WIB
Kemendagri Dorong Modernisasi Irigasi Wujudkan Kedaulatan Pangan
Ilustrasi pembangunan proyek irigasi. Foto: Medcom.id/ Kuntoro Tayubi
Jakarta: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan modernisasi irigasi menjadi salah satu proyek prioritas strategis dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Serta pengentasan kemiskinan di pedesaan.

"Sesuai dengan amanat dalam RPJMN 2020-2024, Pemerintah telah menetapkan 18 waduk multiguna dan modernisasi irigasi sebagai salah satu proyek prioritas strategis," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah Teguh Setyabudi dilansir Antara, Rabu, 18 Mei 2022.
Hal tersebut diarahkan pada upaya peningkatan efisiensi dan kinerja sistem irigasi. Serta penyediaan air untuk komoditas pertanian bernilai tinggi.

Baca: Kementerian PUPR Sediakan Akses Air Minum dan Sanitasi untuk 35.928 Desa

Proses penerapan modernisasi irigasi dilaksanakan melalui pendekatan 5 pilar. Yakni meningkatkan keandalan penyediaan air, prasarana, manajemen irigasi, kelembagaan pengelolaan irigasi, dan sumber daya manusia.

Berdasarkan hasil profil, sosial, ekonomi, teknis, kelembagaan dan lingkungan (PSETKL) yang telah dilakukan, dia menjelaskan ada beberapa permasalahan yang ditemui di lapangan. Pertama, belum bersinerginya jaringan irigasi antara saluran primer, sekunder, dan tersier. Kedua, meningkatnya konflik penggunaan air irigasi.

Ketiga, pelaksanaan tata tanam tanpa memperhatikan kondisi pengelolaan air. Keempat, hasil konstruksi tidak diikuti manajemen aset karena kurangnya alokasi anggaran. Kelima, belum optimalnya pemberdayaan, penguatan, dan partisipasi P3A.

“Sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bahwa penyelenggaraan pemerintah daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat," jelas Teguh.

Teguh menyampaikan beberapa hal pokok untuk mencapai tujuan dan sasaran. Menurutnya, untuk meningkatkan kinerja pengelolaan irigasi perlu didukung kelembagaan pengelola irigasi yang andal.
 
Lalu, diperlukan peran aktif dari instansi yang membidangi irigasi di daerah untuk bisa mengkoordinasikan pelaksanaan penguatan kapasitas P3A.
 
Hal lainnya, yaitu meningkatkan sinergitas melalui kolaborasi dengan melibatkan berbagai pihak penerima manfaat air irigasi. Sehingga mampu menghasilkan hasil yang maksimal guna terwujudnya efisiensi dan efektivitas pemanfaatan air irigasi secara berkelanjutan.
 
“Artinya pemerintah pusat dengan pemerintah daerah harus saling bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan kinerja pengelolaan irigasi tersier melalui penguatan kapasitas P3A dengan berbagai pendanaan serta diperlukannya adanya capaian atau realisasi," ujar Teguh.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id