Hasil Riset: 3 Alasan Susi Pudjiastuti Tak Lagi Dipilih Jadi Menteri

    Medcom - 15 Agustus 2020 06:07 WIB
    Hasil Riset: 3 Alasan Susi Pudjiastuti Tak Lagi Dipilih Jadi Menteri
    Susi Pudjiastuti dan Edhy Prabowo. Foto: Antara/Aditya Pradana putra
    Jakarta: Berikut ini adalah hasil ilmiah yang berupaya menunjukkan kenapa Susi Pudjiastuti tak lagi dipilih sebagai menteri. Tulisan ini dibuat Fabio Scarpello, pengajar politik dan hubungan internasional di Universitas Auckland.

    Dalam tulisan yang pertama kali terbit di The Conversation ini, Fabio mencoba meramu hasil wawancara dan bacaannya selama dua tahun, yakni pada 2018 hingga 2019. Tercatat dia melakukan 30 wawancara dengan pejabat kementerian, kelompok nelayan, pelaku bisnis, pegiat lembaga swadaya masyarakat (LSM), politikus, dan Susi sendiri.

    Berikut tulisan lengkapnya:

    Banyak orang terkejut ketika Presiden Joko “Jokowi” Widodo tidak memasukkan menteri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti dari kabinet barunya pada bulan Oktober 2019.
     

    1. Gaya kepemimpinannya keras

    Susi adalah sosok yang dikenal dan disukai publik karena sikap tegasnya terhadap penangkapan ikan ilegal selama masa jabatan pertama Jokowi.

    Tapi terlepas dari dukungan publik kepada Susi, Jokowi justru memilih mantan anggota DPR Edhy Prabowo untuk menggantikannya. Sebagai seseorang yang dekat dengan Prabowo Subianto – lawan Jokowi selama dua pemilihan presiden terakhir - pemilihan Edhy dinilai sebagai langkah politik untuk menarik Prabowo ke dalam koalisi pemerintah.

    Namun, penelitian terbaru saya mengungkap alasan lain mengapa hal ini terjadi. Studi ini menganalisis berbagai sumber sekunder dari tahun 2018 hingga 2019 dan melakukan 30 wawancara dengan pejabat kementerian, kelompok nelayan, pelaku bisnis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), politikus, dan juga Susi sendiri.

    Meskipun kebijakan Susi berhasil menurunkan penangkapan ikan ilegal hingga 90%, gaya kepemimpinannya yang keras mengancam banyak pihak. Mereka kemudian membentuk sebuah koalisi untuk melawan kebijakan Susi dan akhirnya menggulingkannya dari kursi menteri.

    Temuan di atas mengokohkan anggapan adanya sistem oligarki yang masih sangat mendominasi ekonomi politik di Indonesia. Mereka yang berusaha untuk mendobrak sistem ini – seperti Susi - diserang dan diasingkan.

    Lanjut Baca: Bangkitnya koalisi...
     

    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id