Survei: 24,6% Warga Manfaatkan Pemilu untuk Mengeruk Hadiah dari Calon

    Fachri Audhia Hafiez - 10 Januari 2021 15:55 WIB
    Survei: 24,6% Warga Manfaatkan Pemilu untuk Mengeruk Hadiah dari Calon
    Ilustrasi politik uang. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat 24,6 persen publik secara umum setuju pemilihan umum (pemilu) jadi ajang memperoleh hadiah, uang, dan bantuan dari calon peserta. Namun, 71 persen responden tidak sepakat dengan hal tersebut.

    "Ada hampir 25 persen masyarakat menyatakan pemilu adalah kesempatan untuk mendapatkan hadiah," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan dalam Survei Nasional Pilkada dan Politik Uang di Masa Wabah Covid-19 yang disiarkan virtual, Minggu, 10 Januari 2021.

    Survei membuktikan publik setuju pemilu jadi momentum mengganti kepala daerah dengan yang seiman. Ada 65,6 persen responden sepakat dengan pengunaan hak suara dengan melihat latar identitas agama, sedangkan sisa 30,3 persen responden tidak sepakat.

    "Sebanyak 4,2 persen masyarakat tidak tahu," ujar Djayadi.

    Baca: Bawaslu Temukan 205 Dugaan Politik Uang Sejak Kampanye Pilkada

    Sebanyak 49,2 persen masyarakat setuju pemilu dijadikan kesempatan untuk memilih kepala daerah yang sesuai dengan etnis. Publik yang menolak hal tersebut disuarakan 45,3 persen responden.

    Walau suara dukungan ke politik identitas dalam pemilu terpecah, 90,4 persen responden setuju pemilu digunakan untuk memilih pemimpin yang menawarkan kebijakan berguna bagi negara dan bangsa. Sebanyak 85,3 persen warga juga setuju pemilu dimanfaatkan mengganti kepala daerah yang tidak memenuhi aspirasi rakyat.

    Survei dilaksanakan pada 11-14 Desember 2020 dan menyasar 2.000 responden. Survei menggunakan metode simple sampling. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error 2,2 persen.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id