Demokrat Tak Mudah Menerima Kembali Pengkhianat Partai

    Anggi Tondi Martaon - 01 April 2021 13:53 WIB
    Demokrat Tak Mudah Menerima Kembali Pengkhianat Partai
    Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat, Herman Khaeron. Medcom.id/



    Jakarta: Partai Demokrat tidak akan mudah menerima kembali para kader yang berkhianat. Sebab, tindakan yang mereka lakukan dianggap fatal.

    "Banyak sekali aspek yang harus dipertimbangkan," kata Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat, Herman Khaeron, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 April 2021.






    Tak hanya melakukan upaya kudeta, kesalahan lain yang dilakukan yaitu menyebar fitnah. Hal itu ditujukan ke Ketua Umum (Ketum) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Majelis Tinggi Partai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    Dia menyampaikan DPP belum fokus memikirkan nasib eks kader tersebut. Mereka fokus pada konsolidasi internal partai.

    "Kami masih berkonsentrasi menjaga soliditas internal Partai Demokrat bersama dengan pimpinan Mas AHY," kata dia.

    Baca: Demokrat Siap Menghadapi Gugatan Kubu Moeldoko

    DPP juga fokus melanjutkan kerja membantu masyarakat. Ini penting agar kehadiran partai dirasakan seluruh rakyat Indonesia.

    "Jadi belum terpikirkan apakah kami akan meranggkul atau tidak," ujar dia.

    Demokrat memecat sejumlah kader karena dinilai terlibat dalam upaya kudeta terhadap kepengurusan partai hasil Kongres Ke-V. Setelah dipecat, mereka bahkan menyelenggarakan KLB pada 5 Maret 2021. Kader yang dipecat karena terlibat upaya kudeta, yaitu Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id