KNKT Dianggap Bisa Lebih Objektif bila Independen

    Whisnu Mardiansyah - 27 November 2019 18:40 WIB
    KNKT Dianggap Bisa Lebih Objektif bila Independen
    Ilustrasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). AFP/Bay Ismoyo.
    Jakarta: Pengamat transportasi Chappy Hakim mendukung wacana transformasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menjadi badan independen. Chappy yakin investigasi kecelakaan yang dilakukan KNKT lebih objektif jika bertranformasi menjadi badan independen.

    "Harusnya memang badan independen supaya dia objektif tidak dipengaruhi oleh Kementerian Perhubungan," kata Chappy kepada Medcom.id, Rabu, 27 November 2019.

    Chappy menyebut KNKT menginvestigasi kecelakaan transportasi yang berada di lingkup kerja Kementerian Perhubungan. Kementerian Perhubungan, kata Chappy, mau tak mau bertanggung jawab atas kecelakaan transportasi.

    "Kalau dia di bawah Kemenhub dia tidak berani tidak akan objektif yang dia investigasi itu pasti ada kesalahan dari Kemenhub juga," terang Chappy.

    Chappy mencontohkan hasil investigasi kecelakaan pesawat Lion Air JT-610. Salah satu poin rekomendasi KNKT ditujukan kepada Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. 

    "Dalam kecelakaan transportasi pasti ada andil Kementerian Perhubungan sebagai regulator. Kalau dia tidak independen dia tidak akan berani, jadi dia tidak objektif dia banyak basa-basi di situ," pungkasnya.

    Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merupakan lembaga non-struktural yang berada di bawah presiden. KNKT bertanggung jawab kepada presiden sesuai Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Komite Nasional Keselamatan Transportasi.
     
    Berdasarkan Perpres Nomor 2 Tahun 2012, KNKT bertugas menginvestigasi kecelakaan transportasi dan mengeluarkan rekomendasi hasil investigasi kecelakaan tranportasi kepada pihak terkait. KNKT juga bertugas memberikan saran dan pertimbangan kepada presiden berdasarkan hasil investigasi. Rekomendasi itu bertujuan mewujudkan keselamatan transportasi.
     
    Meski berada di bawah presiden, anggaran KNKT 'dititipkan' di bawah Kementerian Perhubungan. Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono ingin lembaganya berubah menjadi badan keselamatan nasional. Pernyataan itu disampaikan Soerjanto dalam rapat bersama Komisi V DPR, Senayan, Senin, 25 November 2019.
     
    Selama menginvestigasi kecelakaan, KNKT tak pernah menyalahkan, tak pernah mengadili, dan tak pernah berpihak. KNKT fokus membongkar penyebab kecelakaan. Soerjanto yakin prinsip ini dibutuhkan mencari tahu penyebab kecelakaan di sektor konstruksi dan industri.
     
    Konsep badan keselamatan nasional ini sudah diterapkan beberapa negara. Ia mencontohkan Dutch Safety Board di Belanda. Badan Keamanan Belanda itu menginvestigasi kecelakaan di tiga sektor tersebut.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id