Vaksinasi Covid-19 Kembali Dikebut Mei 2021

    Fachri Audhia Hafiez - 08 April 2021 11:02 WIB
    Vaksinasi Covid-19 Kembali Dikebut Mei 2021
    Ilustrasi vaksinasi covid-19. Medcom.id/Christian



    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan penyuntikan vaksin covid-19 kembali dimasifkan pada Mei 2021. Pada April 2021, vaksinasi terhambat imbas embargo vaksin yang dilakukan India.

    "Pada Mei (2021) kita harus akselerasi penyuntikan dosis kembali," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Kamis, 8 April 2021.






    Menurut Nadia, target penyuntikan vaksin Mei 2021 akan disesuaikan dengan jumlah stok yang tersedia. Sebanyak 16 juta vaksin yang diproduksi PT Bio Farma segera tersedia.

    Vaksin buatan PT Bio Farma berasal dari bulk vaccine CoronaVac buatan Sinovac Biotech. Bahan baku pembuatan vaksin itu telah didatangkan pada Kamis, 26 Maret 2021.

    Baca: Dokter: Efek Samping Vaksin Covid-19 Itu Wajar

    Indonesia hanya memiliki stok 7-11 juta dosis vaksin yang bisa digunakan pada April 2021. Indonesia sedianya memiliki stok 11,7 vaksin AstraZeneca dari kerja sama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI).

    Namun, sekitar 10 juta dosis vaksin covid-19 yang diproduksi di India berpotensi batal diterima akibat embargo. Indonesia hanya berpeluang mendapatkan 1,3-1,4 juta dosis vaksin gratis.
     

    Vaksin untuk Indonesia 

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. 

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, SLANK bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

        

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id