IDI Khawatir Jika Covid-19 Menular Lewat Aerosol

    Anggi Tondi Martaon - 19 Juni 2021 18:37 WIB
    IDI Khawatir Jika Covid-19 Menular Lewat Aerosol
    Ketua Umum IDI Daeng M Faqih. Medcom.id



    Jakarta: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) was-was dengan lonjakan kasus covid-19. Dikhawatirkan, penyebaran terjadi karena aerosol (partikel virus di udara) bukan droplet (cipratan cairan tubuh orang terinfeksi).

    Mengutip sebuah hasil penelitian terkait penyebaran covid-19, Ketua IDI Daeng M Faqih menyebut hal ini bukan tak mungkin terjadi. "Yang ditakuti dari penelitian itu justru penularan dari aerosol," kata Faqih dalam diskusi virtual, Sabtu, 19 Juni 2021.

     



    Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penyebaran droplet hanya sekitar 30 persen. Sedangkan aerosol sekitar 57 persen.

    Keyakinan penyebaran covid-19 melalui aerosol semakin diperkuat saat dibandingkan dengan tuberkulosis (TBC). Menurut dia, penyebaran TBC melalui droplet tak menimbulkan klaster seperti covid-19.

    "Kecepatan penularan dan terjadinya banyak klaster itu karena ulah aerosol," ungkap dia.

    Baca: Varian Delta Lebih Berbahaya, Masyarakat Jangan Abaikan Gejala Ringan Covid-19


    Daeng menyebut partikel covid-19 bisa bertahan selama tiga jam di udara. Tak hanya itu, partikel tersebut bisa bertebaran hanya melalui helaan nafas.

    "Enggk usah batuk, enggak usah bersin. Dia (orang terinfeksi) bicara saja, dari helaan nafas dia berpotensi mengeluarkan (partikel covid-19) di aerosol," sebut dia.

    Kondisi itu diperburuk jika sirkulasi udara di ruangan tersebut tidak baik. Maka, partikel virus bakal bertahan di ruangan tersebut.

    "Kita khawatir aerosol ini terserap oleh orang yang hadir di situ (ruangan) dalam jangka waktu tiga jam meskipun sudah jaga jarak," ujar dia.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id