Jokowi Ingin Target 700 Ribu Vaksinasi per Hari Tercapai Juni Ini

    Nur Azizah - 09 Juni 2021 11:01 WIB
    Jokowi Ingin Target 700 Ribu Vaksinasi per Hari Tercapai Juni Ini
    Presiden Jokowi saat disuntik vaksin Covid-19, Rabu (13/1) (ANTARA FOTO/HO/Setpres-Agus Suparto)



    Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap target vaksinasi 700 ribu per hari bisa tercapai bulan ini. Dengan begitu, target 1 juta vaksinasi per hari akan lebih mudah tercapai pada Juli 2021.

    "Kita berharap Juni, target vaksiansi per hari itu 700 ribu itu bisa benar-benar tercapai sehingga di Juli kita sudah masuk pada target vaksinasi per hari satu juta," ucap Jokowi di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, Rabu, 9 Juni 2021.

     



    Untuk mencapai target tersebut, pemerintah terus melakukan vaksinasi massal. Seperti yang dilakukan di RSUI pagi ini.

    "Ada sekitar 500 orang dari tenaga pendidik dan kelompok lanjut usia yang menerima vaksin," ujar Jokowi.

    Vaksinasi juga menyasar sejumlah pelayan publik. Kepala Negara berharap percepatan vaksinasi tak hanya terjadi di kota-kota besar, tapi juga seluruh daerah.

    "Kita harapkan proses vaksinasi ini tidak hanya berjalan di sini, tapi juga di daerah lain. Provinsi lain juga bergerak secara cepat," ucapnya.

    Baca: Bio Farma Targetkan Produksi Mandiri Vaksin Covid-19

    Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut stok vaksin covid-19 pada Juni telah mencapai 20 juta. Dengan stok tersebut, Budi optimistis dapat melakukan vaksinasi hingga 650 ribu per hari.

    Di sisi lain, Budi meminta kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk segera mempercepat program vaksinasi. Lanjut usia menjadi kelompok prioritas penerima vaksin.

    Budi menyampaikan bila kelompok lansia diprioritaskan maka jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit akan berkurang. Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) akan menurun.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id