Urgensi Protokol Perlindungan Anak Difabel di Masa Pandemi

    Sri Yanti Nainggolan - 29 Juli 2020 12:07 WIB
    Urgensi Protokol Perlindungan Anak Difabel di Masa Pandemi
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bersama Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak (SAPDA) Yogyakarta meluncurkan protokol perlindungan anak penyandang disabilitas (APD) dalam pandemi covid-19. Keberadaan protokol ini dianggap mendesak.

    "Karena APD rentan dan sebagian besar punya penyakit bawaan. Jadi anak-anak ini lebih mudah terserang virus (covid-19)," terang Direktur SAPDA Yogyakarta Nurul Saadah dalam webinar, Rabu, 29 Juli 2020. 

    Beberapa hal yang dibahas dalam protokol, yakni panduan jika orang tua atau pendamping terkena covid-19, perawatan anak saat berada di lingkungan terpapar covid-19, dan pembelajaran dari rumah. Pihaknya juga menyiapkan protokol jika orang tua terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

    "Jika orang tua di-PHK maka tak ada biaya untuk terapi atau beli vitamin. Ini kejadian di Lombok," contoh Nurul.

    Terkait pembelajaran, protokol yang dikeluarkan memberi informasi lebih detail untuk ADP dengan disabilitas fisik, mental, intelektual, sensorik, dan multi. Terdapat intervensi berbeda untuk kebutuhan yang berbeda. 

    "Misalnya pembelajaran anak tuna netra berbeda dengan anak tuna rungu, demikian juga alat bantu," kata dia.

    Selain itu, protokol ini berbasis tempat tinggal anak difabel yang dibagi dalam lima lingkungan. Hal ini meliputi rumah, panti, rumah sakit, desa, dan terapi. 

    Baca: Masih Banyak Orang Tua Malu Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus

    "ADP cenderung ketergantungan pada orang lain, jika anak terpapar dan dirawat di ruang isolasi, kami memberi masukan agar orang tua terlibat di rumah sakit," ungkap Nurul. 

    Nurul juga mengingatkan lingkungan terapi krusial bagi anak difabel. SAPDA menyarankan mereka diperbolehkan tetap ke tempat terapi dengan protokol kesehatan ketat untuk menghindari penularan covid-19.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id