PT KAI Kampanye 'Dahulukan Kereta Api'

    Kautsar Widya Prabowo - 18 September 2019 02:58 WIB
    PT KAI Kampanye 'Dahulukan Kereta Api'
    PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Daerah Operasional 1 (DOP 1) membentangkang spanduk kampanye. foto: Medcom.id/Kautsar Widya
    Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Daerah Operasional 1 (DOP 1) mengkampanyekan gerakan untuk mendahulukan kereta api yang melintas. Di perlintasan sebidang Manggarai, petugas membawa spanduk bertuliskan 'Stop Dahulukan Kereta Api'.

    "Karena pelanggaran Ialu lintas di perlintasan sebidang tidak saja merugikan pengendara jalan tetapi juga perjalanan kereta api," ujar Executive Vice President Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah di Perlintasan Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa, 17 September 2019.

    Dia mengatakan, tingginya jumlah kecelakaan di perlintasan karena pengemudi yang tak tertib. Padahal ada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 114 yang mengatur secara tegas. Regulasi itu melarang pengendara melaju saat palang pintu kereta api sudah mulai ditutup.

    Dadan menyebut sosialisasi tak hanya dilakukan di Manggarai. Akan banyak petugas lain melakukan kampanye serupa di perlintasan sebidang lain. Bahkan jika perlu, dengan memperagakan korban laka di depan spanduk seperti yang dilakukan di Manggarai.

    "Kami berkomitmen bahwa agenda sosialisasi ini akan terus berkelanjutan secara bertahap di lokasi lain," tuturnya.

    Dadan menyebut kewajiban terkait penyelesaian keberadaan di perlintasan sebidang bukan menjadi bagian dari tanggung jawab PT KAI. Namun untuk mengurangi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang beberapa upaya telah dilakukan PT KAI, diantaranya melakukan sosialisasi dan menutup perlintasan tidak resmi. 

    "Sebagai realisasi, sebanyak 48 pelintasan yang telah ditutup oleh Daop 1 Jakarta sepanjang tahun 2018 Agustus 2019," pungkasnya.

    Bedasarkan data yang ia miliki terdapat sebanyak 171 perlintasan sebidang yang resmi. Sedangkan perlintasan sebidang yang tidak resmi ada sebanyak 287 perlintasan.




    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id