Separuh Lebih WNA di Indonesia Melanggar Aturan Keimigrasian

    02 Agustus 2018 15:27 WIB
    Separuh Lebih WNA di Indonesia Melanggar Aturan Keimigrasian
    Petugas imigrasi menyusun barang bukti hasil Operasi Pengawasan Orang Asing di Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta. (Foto: MI/Mohamad Irfan)
    Jakarta: Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Agung Sampurno menyebut 60 persen warga negara asing (WNA) terlibat dalam pelanggaran administrasi keimigrasian.

    Tak hanya tinggal melebihi batas waktu atau overstay, pelanggaran lain berupa penyalahgunaan izin tinggal untuk bekerja juga banyak dilakukan orang asing di Indonesia.

    "Kasus overstay memang yang paling banyak dilakukan orang asing. Ini terjadi di banyak negara bukan hanya Indonesia," ujarnya melalui sambungan satelit dalam Metro Pagi Primetime, Kamis, 2 Agustus 2018.

    Agung mengatakan salah satu sebab warga negara asing kerap overstay adalah karena pemerintah Indonesia memang 'mengundang' sebanyak-banyaknya wisman.

    Banyak dari wisatawan asing merasa tidak cukup hanya diberikan izin tinggal selama 30 hari dengan visa kunjungan untuk mengeksplorasi Indonesia, sehingga melupakan kewajiban untuk meninggalkan Tanah Air setelah visa kedaluwarsa. 

    "Secara prosedur overstay di bawah 60 hari dikenakan denda 25 dolar per hari. Melebihi batas itu akan dideportasi dan pencekalan sehingga yang bersangkutan tidak bisa masuk Indonesia," kata dia.

    Untuk mengantisipasi kedatangan WNA yang bermasalah hukum, Agung mengatakan pihaknya bekerja sama dengan interpol untuk bertukar informasi.

    Melalui kerja sama itu informasi tentang orang-orang yang masuk daftar hitam karena melakukan kejahatan atau pelanggaran di seluruh dunia akan mudah dideteksi sejak awal kedatangan.

    "Sejak Januari 2018 sampai hari ini sudah ada 1.500 orang terdeteksi oleh sistem ini sehingga bisa langsung dideportasi. Tahun lalu ada sekitar 117 paedofil WNA yang terdeteksi saat kedatangan dan langsung dideportasi," jelas dia.





    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id