comscore

Pemerintah Terus Lobi Saudi Terkait Pelaksanaan Haji dan Umrah

Faustinus Nua - 20 November 2021 15:02 WIB
Pemerintah Terus Lobi Saudi Terkait Pelaksanaan Haji dan Umrah
Ilustrasi. Pelaksanaan Haji di 2021 ini akan dibatasi seperti halnya di 2020. Foto: Dok/AFP
Jakarta: Pemerintah Indonesia terus melobi Kerajaan Saudi Arabia terkait pelaksanaan ibadah haji dan umrah tahun 2022. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan saat ini diskusi masih terus dilakukan.

"Ini masih diskusi-diskusi dengan Pemerintah Saudi, baru dua hari ke depan ya bisa kabari," ujar Hilman dilansir dari Media Indonesia, Sabtu, 20 November 2021.
Hilman mengatakan Pemerintah Saudi sudah tidak mempermasalahkan penggunaan Vaksin Sinovac sebagai syarat haji dan umarah. Terkait vaksin booster yang semula diwajibkan bagi jemaah yang masuk ke Saudi kini mulai ada pelonggaran.

"Vaksin Insyaallah akan ada pengumuman resmi Saudi udah mengakui Sinovac. Dan seperti negara kita juga, orang datang dari luar negeri harus karantina," ucapnya.

Dia berharap dalam upaya pendekatan dengan pihak Saudi bisa mencapai kesepakatan yang menguntungkan jemaah Indonesia. Sebab, para jemaah sudah merindukan ibadah haji yang menjadi salah satu Rukun Islam.

Ia juga berharap kondisi pandemi di Tanah Air yang mulai melandai bisa menambahkan kekuatan lobi pemerintah. Sehingga, Indonesia bisa mendapat kepercayaan Saudi dan dunia internasional.

Baca: Kemenag-Kemenkes Siapkan 3 Skema Pembukaan Data Jemaah Umroh

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id