MUI: Tempat Ibadah Bisa Dimaksimalkan Jadi Lokasi Vaksinasi

    Antara - 22 September 2021 18:32 WIB
    MUI: Tempat Ibadah Bisa Dimaksimalkan Jadi Lokasi Vaksinasi
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai pemanfaatan rumah ibadah bisa dimaksimalkan untuk menjadi lokasi vaksinasi covid-19. Simpul-simpul tempat berkumpulnya masyarakat seperti majelis taklim, pesantren, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, hingga sekolah pun bisa dimaksimalkan untuk mendukung percepatan vaksinasi.

    "Sehingga tercapai target vaksinasi 70 persen. Karena negara kita spiritnya adalah beragama, ketuhanan yang Maha Esa, perlu sentuhan-sentuhan keagamaan dan keyakinan," ujar Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Cholil Nafis, Rabu, 22 September 2021.

     



    Cholil mengatakan sentra vaksinasi di tempat-tempat ibadah serta lembaga pendidikan sangat vital. Terutama untuk menyasar kelompok yang masih enggan untuk divaksin.

    Melalui pendekatan agama, masyarakat akan mudah untuk dibujuk. Selain itu, vaksinasi seperti di pondok pesantren bukan hanya mencakup santri dan kiai, juga  termasuk warga sekitar.

    Cholil berpendapat pemerintah perlu terus meningkatkan sosialisasi untuk bisa merangkul kelompok masyarakat yang masih menolak vaksin COVID-19. Tokoh agama agar terus dilibatkan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

    "Kadang perlu juga dikombinasi dengan medisnya, sehingga selain dalil-dalil keagamaan, ya, ada realita yang dipaparkan fenomena science dan medis itu," kata dia.

    Baca: Dai Punya Peran Besar Bantu Pemerintah Hadapi Pandemi Covid-19

    Dia mengelompokkan masyarakat dalam menyikapi vaksin covis-19. Kelompok pertama adalah masyarakat yang akan melakukan apa pun untuk menghindari pandemi. Kelompok kedua adalah mereka yang tidak mau sama sekali mengikuti vaksinasi karena percaya covid-19 dari Allah. Sehingga, kelompok itu tidak melakukan upaya-upaya sebagai manusia.

    "Nah, yang MUI dorong adalah bagaimana kita melakukan upaya-upaya medis science dengan cara vaksinasi, tapi secara bersamaan kita juga menyandarkan kepada Allah yang Maha Kuasa yang Maha Bijaksana, dan yang punya segalanya termasuk pandemi ini adalah milik Allah Swt," kata Cholil.

    Di sisi lain, kata dia, MUI tak hanya memiliki program vaksinasi. Sejumlah lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS hingga Aksi Cepat Tanggap (ACT) dirangkul dalam upaya mengentaskan kelompok rentan dari jerat ekonomi yang memburuk.

    "Bagaimana menanggulangi pandemi ini dan bagaimana protokol kesehatan dan juga termasuk vaksinasi," kata dia.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id