912 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Booster

    Fachri Audhia Hafiez - 28 September 2021 08:35 WIB
    912 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin <i>Booster</i>
    Seorang tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi di RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Jumat, 15 Januari 2021. Foto: MI/Depi Gunawan



    Jakarta: Pemberian vaksin covid-19 dosis ketiga untuk tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga pendukung kesehatan terus bertambah. Vaksin booster tersebut diberikan sebagai perlindungan ekstra terhadap nakes.

    "Vaksinasi dosis ketiga tenaga kesehatan sudah meliputi 912.955 orang," tulis keterangan di laman vaksin.kemkes.go.id yang dikutip Medcom.id, Selasa, 28 September 2021.

     



    Total sasaran vaksinasi untuk kelompok ini mencapai 1.468.764 orang. Vaksin diberikan bagi tenaga kesehatan yang telah mendapatkan vaksin covid-19 dosis pertama dan kedua.

    "Total tenaga kesehatan yang disuntik sudah 62,16 persen," bunyi keterangan tersebut.

    Baca: 48,9 Juta Orang Telah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    Vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan diatur Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor: HK.02.01/1/1919/2021. Pemerintah tak membolehkan kelompok di luar nakes disuntikkan vaksin dosis ketiga.

    Vaksin dosis ketiga untuk tenaga kesehatan menggunakan merek Moderna. Alasannya, Moderna memiliki efikasi yang lebih tinggi dibandingkan merek vaksin lain yang beredar saat ini.

    Pemberian vaksin booster tetap memperhatikan kondisi kesehatan sasaran. Apabila memiliki alergi karena tidak boleh mendapatkan vaksin dengan platform mRNA, sasaran bisa menggunakan jenis vaksin yang sama dengan dosis pertama dan kedua.

    Vaksin Moderna yang dipakai sebagai booster ialah mRNA-1273. Penyuntikannya dilakukan via intramuskular 0,5 ml per dosis.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id