Cegah Omicron, Pemda Diminta Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

    Antara - 05 Desember 2021 20:01 WIB
    Cegah Omicron, Pemda Diminta Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan
    Ilustrasi. MI/Duta



    Jakarta: DPR RI meminta pemerintah daerah (pemda) memperkuat pengawasan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Hal ini sebagai upaya mencegah varian baru covid-19, Omicron atau B.1.1.529. 

    Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim menilai pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah yang cukup memadai dalam menghadapi varian baru Omicron. Termasuk, menjelang  Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

     



    "Seperti pembatasan arus masuk manusia dari negara-negara Afrika dan sekitarnya, menambah waktu karantina menjadi 10 hari, serta menyiapkan PPKM level 3 pada akhir 22 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022," kata Luqman, Minggu, 5 Desember 2021.

    Menurut dia, ada beberapa langkah penting untuk memastikan keberhasilan negara menghadapi Omicron dan momentum Nataru. Pertama, Kementerian Dalam Negeri perlu memberi perintah langsung kepada seluruh pemerintah daerah agar memperkuat pengawasan dengan melibatkan berbagai institusi pemerintah dan organisasi masyarakat setempat.

    Kedua, kata dia, selama libur Nataru, pemerintah perlu menetapkan kebijakan penutupan seluruh tempat wisata. Setidaknya mulai 25 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. 

    "Pemerintah harus belajar dari keterlambatan penutupan tempar wisata pada libur hari Raya Idul Fitri tahun ini. Jangan sampai terulang kembali," kata dia.

    Ketiga, perlu ada upaya ekstra untuk mempercepat perluasan vaksinasi kepada masyarakat agar target suntikan vaksin dua dosis populasi untuk 208 juta penduduk dapat segera dicapai. 

    Secara umum, dia menilai, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan (prokes) menghadapi covid-19 sudah sangat baik. "Tentu saja masih perlu terus dijaga dan ditingkatkan," ujar politisi PKB ini.

    Dia meyakini kesadaran masyarakat akan pentingnya prokes, akan berkontribusi besar bagi upaya-upaya pemerintah mengantisipasi varian baru Omicron.

    Baca: Cegah Omicron, Pemerintah Masifkan Pelacakan Pelaku Perjalanan Internasional

    Pemerintah memperketat aturan perjalanan internasional dan penyaringan (screening) berlapis untuk mengantisipasi masuknya varian baru covid-19 Omicron ke Indonesia. Termasuk dengan memperpanjang masa karantina seluruh pelaku perjalanan (WNI/WNA) menjadi 10 hari.

    "Mohon semua pihak mentaati aturan tersebut demi kepentingan bersama. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran varian Omicron di Indonesia," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Jumat, 3 Desember 2021.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id