Istana: Terima Kasih Natuna

    Anggi Tondi Martaon - 15 Februari 2020 09:29 WIB
    Istana: Terima Kasih Natuna
    juru bicara Presiden Fadjroel Rachman. Foto: Medcom.id/Nur Azizah
    Jakarta: Observasi 285 Warga Negara Indonesia (WNI) di Natuna, berakhir hari ini, Sabtu, 15 Februari 2020. Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi sikap masyarakat dan Pemerintah Daerah Natuna, Kepulauan Riau. 

    "Terimakasih sebanyak-banyaknya dan hormat sehormat-hormatnya untuk seluruh warga Natuna yang menjadi tuan rumah saudara sebangsa kita 285 orang menjalani transit observasi dari Propinsi Hubei, RRT, hingga hari kepulangan pada Sabtu 15 Februari 2020 ini," kata Juru Bicara Presiden RI, M. Fadjroel Rachman melalui keterangan resmi.

    Pemerintah, sesuai Inpres No.4/2019 menjamin bahwa semua WNI tersebut dalam keadaan sehat wal afiat. Mereka juga telah menjalani program transit observasi di Natuna sesuai dengan protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

    Istana: Terima Kasih Natuna
    WNI yang diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau. Foto: Antara/Muhammad Adimaja

    Atas nama pemerintah, Fadjroel juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berjasa di Tiongkok hingga para WNI dievakuasi dari Provinsi Hubei. Terutama Pemerintah RRT dimana Presiden Joko Widodo juga menelpon langsung Presiden Xi Jinping. 

    Selanjutnya kepada Menlu dan Dubes RI di RRT serta seluruh tim yang menjaga dan menjemput mereka, dan kepada Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota yang akan menjemput mereka di Bandara Halim Perdana Kusuma, serta mengantar mereka kepada keluarga masing-masing. 

    "Kepada masyarakat yang akan menerima mereka, Presiden juga menghimbau untuk menerima mereka semua dengan tulus dan ikhlas," kata Fadjroel.

    Masyarakat di Jakarta diminta tak khawatir, karena semua WNI telah menjalani program transit observasi sesuai protokol WHO. Proses pemantauan juga tetap akan dilakukan setelah mereka kembali ke daerah masing-masing. 

    "Mari kita semua dengan hati dan tangan terbuka menyambut kembali kehadiran saudara-saudari kita kembali ke dalam kehidupan bersama kita," kata Fadjroel.

    Menurut dia, sikap gotong royong ini merupakan modal sosial bersama Indonesia untuk menghadapi masa-masa sulit ini. Pemerintah berharap wabah virus Corona atau Covid-19 segera berakhir. 

    Sebanyak 285 orang yang akan pulang tersebut terdiri atas 238 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 WNA (suami dari WNI), 5 anggota tim pendahulu KBRI Beijing, dan 42 orang dari tim penjemput termasuk kru pesawat dan petugas kesehatan.





    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id