Pembangunan RS Korona di Pulau Galang Ditarget Rampung 28 Maret

    Cindy - 20 Maret 2020 09:05 WIB
    Pembangunan RS Korona di Pulau Galang Ditarget Rampung 28 Maret
    Rumah sakit khusus korona di Pulau Galang, Kepulauan Riau. ANT/M N Kanwa
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pembangunan rumah sakit khusus korona (covid-19) di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Pembangunan ditargetkan rampung Sabtu, 28 Maret 2020.

    "Secara keseluruhan progres konstruksi yang dimulai sejak 8 Maret 2020, sudah 32 persen," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020.

    Dia menuturkan pembangunan fasilitas observasi covid-19 dibagi menjadi tiga zonasi. Zona A meliputi gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang, dan power house.

    Progres konstruksi mess perawat sekitar 37 persen, mess petugas 30 persen, dan mess dokter 33 persen. Selanjutnya, gedung sterilisasi 70 persen, gedung farmasi 50 persen, gedung gizi 50 persen, gedung laundry 45 persen, gudang 75 persen, dan power house 60 persen.

    Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, laboratorium, ruang sterilisasi, penampungan air bawah tanah (GWT), sentral gas medis, instalasi jenazah, landasan helikopter, dan zona utilitas.

    "Material modul panel yang dikirim dari Jakarta saat ini sudah selesai dipasang sebanyak empat modul untuk ruang observasi berkapasitas lima tempat tidur," papar Basuki.

    Tahap pembangunan awal akan dibangun dua gedung bertingkat dua di Zona B. Terdiri dari fasilitas observasi, penampungan, karantina termasuk isolasi; terdiri dari ruang observasi dan ruang isolasi untuk Intensive Care Unit (ICU) dan untuk Non ICU.

    (Baca: Pembangunan RS Khusus Korona di Pulau Galang Dikebut)

    Progres pembangunan Gedung Isolasi ICU berkapasitas 20 tempat tidur mencapai 42 persen, Gedung Observasi 1 berkapasitas 50 tempat tidur 31 persen, Gedung Observasi 2 berkapasitas 50 tempat tidur 32 persen dan Gedung Observasi 3 berkapasitas 240 tempat tidur 19 persen. Sementara, pembangunan landasan helikopter progres fisik sudah 90 persen.

    Basuki menuturkan di sekitar fasilitas utama akan dilengkapi ruang tindakan, ruang penyimpanan mobile rontgen, ruang laboratorium, dapur, renovasi bangunan eksisting untuk bangunan penunjang. Kemudian fasilitas air bersih, air limbah, drainase, sampah, dan utilitas lainnya, serta ruang alat kesehatan, ruang isolasi dan observasi.

    Zona C bakal dipakai untuk pembangunan tahap berikutnya dengan memanfaatkan cadangan lahan sesuai kebutuhan. Basuki mengatakan keseluruhan pekerjaan berlangsung di bawah supervisi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepulauan Riau dan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Kontraktor pelaksana adalah PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya.

    Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatra IV Ditjen SDA telah rampung memasang pipa transmisi air baku sepanjang 13,8 km dari Waduk Monggak Rempang yang memiliki debit 232 liter/detik. Pihaknya juga mengeruk dan memperluas kapasitas embung di Pulau Galang untuk mendukung penyediaan air baku fasilitas observasi dan isolasi dengan progres 76 persen.  

    Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian PUPR membangun fasilitas khusus untuk penampungan, karantina, dan observasi terhadap covid-19. Lokasi yang di pilih yaitu eks tempat pengungsian Vietnam dan area pengembangan.

    Lokasi berjarak 60 km dari Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau dan 56 km dari Kota Batam. Pembangunan memanfaatkan lahan seluas 20 hektare dari total luas area 80 hektare.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id