KSP: Kenaikan BPJS Kesehatan untuk Mendukung Pelayanan Pasien Covid-19

    Fachri Audhia Hafiez - 17 Mei 2020 12:14 WIB
    KSP: Kenaikan BPJS Kesehatan untuk Mendukung Pelayanan Pasien Covid-19
    BPJS Kesehatan. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diklaim untuk menjaga jaminan kesehatan nasional (JKN) berjalan. Termasuk, menjamin pelayanan penanganan pasien virus korona (covid-19).

    "Bagi pemerintah bahwa pembatalan putusan oleh Mahkamah Agung (MA) yang kita tahu kemarin adalah memberikan pengaruh dan performa tentang pelayanan masyarakat terutama pada pasien covid-19," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin dalam diskusi virtual Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'Masih Pandemi Iuran BPJS Kok Naik Lagi', Minggu, 17 Mei 2020.

    Ali mengatakan kenaikan ini juga diperuntukkan menekan defisit anggaran BPJS kesehatan. Oleh karena itu, kata dia, kebijakan iuran mesti diperluas dan disinergikan dengan kebijakan keuangan negara secara proporsional.

    "Tidak lain dan tidak bukan kecuali kenaikan iuran itu bertujuan untuk menjaga, yang paling pokok itu adalah menjaga kualitas dan kesinambungan JKN," ucap Ali.

    Baca: Penaikan Iuran BPJS Diprediksi Kembali Dianulir MA

    MA sebelumnya membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang termaktub dalam Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan pada 27 Februari 2020. Putusan MA Nomor 7P/HUM/2020 itu juga menyebut dalam tenggat 90 hari pemerintah boleh mencabut atau mengubah Perpres 75 tahun 2019 itu.

    Pemerintah mengambil tenggat 90 hari tersebut menaikkan iuran BPJS Kesehatan yang termaktub dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

    "Memberikan waktu kepada pemerintah selama 90 hari dimaksudkan untuk dapat mengeluarkan peraturan baru ya tentu saja tidak ada lain dan tidak bukan kecuali untuk melihat langkah-langkah apa yang harus dan hendak dilakukan oleh pemerintah," ucap Ali.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id