Zulhas Tengok Korban Kerusuhan Petamburan

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 22 Mei 2019 17:40 WIB
    Zulhas Tengok Korban Kerusuhan Petamburan
    Ketua MPR Zulkifli Hasan. Foto: Muhammad Syahrul Ramadhan/Medcom.id
    Jakarta: Ketua MPR Zulkifli Hasan menengok korban kerusuhan di kawasan Petamburan, Jakarta Barat, yang dirawat di RSUD Tarakan. Zulhas berbelasungkawa atas jatuhnya korban tewas dan luka akibat kerusuhan tersebuit.

    "Saya mau melihat menjenguk kawan-kawan kita. Menyampaikan duka cita yang mendalam," kata Zulhas di RSUD Tarakan Jakarta Pusat, Rabu, 22 Mei 2019.
    Zulhas menyesalkan adanya korban yang meninggal. Dia meminta semua pihak untuk menahan diri.

    "Karena itu, saya meminta semua menahan diri. Teman-taman yang menyampaikan aspirasinya juga sampaikan aspirasi dengan baik," uajrnya.

    Zulhas meminta narasi-narasi yang keras, seperti tangkap, makar, dan pidana untuk dihentikan. Pada bulan Ramadan semua harus saling membantu dan menyayangi.

    "Mari kita kembali ke jati diri, semua persoalan kita bisa dialog dan silaturahmi itulah aslinya Indonesia," ucap Zulhas.

    Hingga saat ini korban yang berada di RSUD Tarakan hampir semua telah pulang. Tinggal 13 korban yang mendapat perawatan lanjutan, usai naik meja operasi. 

    Sementara itu, ada dua korban meninggal dunia yang sempat dibawa ke RSUD Tarakan. Mereka yakni Adam dan Yudianto Rizky.

    Sebelumnya, kerusuhan pecah di kawasan Sarinah, Tanah Abang, hingga Petamburan pada Rabu, 22 Mei 2019 dini hari. Massa melempar batu ke arah petugas kepolisian hingga membakar ban. Asrama Brimob di kawasan Petamburan pun jadi sasaran pedemo.

    Kepala Divisi Humas Polri M Iqbal membeberkan kronologi aksi massa yang berujung kerusuhan di Petamburan dan Slipi, Jakarta Barat itu. Insiden bermula dari kemunculan ratusan orang yang diduga sengaja dipersiapkan untuk memantik kericuhan.

    Saat massa yang menolak hasil pemilu di Kantor Bawaslu, Selasa, 21 Mei 2019, membubarkan diri. Pada Rabu dini hari, 22 Mei 2019, sekitar pukul 02.45 WIB, ada sekelompok massa yang bergerak dari kawasan Petamburan. Sebanyak 200 orang diketahui telah berkumpul di Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat.

    "Seketika itu juga massa bergerak ke Asrama Polri di Petamburan dan menyerang menggunakan batu, molotov, petasan, dan botol yang ada. Ada piket di sana dan campur dengan polisi lain dan dihalau dengan gas air mata," ujar Iqbal.

    Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengaku telah mengetahui dalang di balik kerusuhan yang terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta. Pemerintah akan menindak tegas dalang kerusuhan tersebut.

    Wiranto masih merahasiakan identitas dalang kerusuhan itu. Namun, berdasarkan rangkaian aksi hingga timbul kerusuhan, pemerintah melihat ada kesengajaan membuat kegaduhan secara nasional.







    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id