• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Purnawirawan TNI Minta Intelijen Dievaluasi

Muhammad Al Hasan - 07 Desember 2018 17:42 wib
Kelompok bersenjata. IlustrasI: Medcom.id.
Kelompok bersenjata. IlustrasI: Medcom.id.

Jakarta: Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) meminta intelijen TNI dievaluasi. Mereka menilai intelijen seharusnya bisa mendeteksi dini sehingga insiden penembakan pekerja konstruksi di Kabupaten Nduga, Papua, tidak terjadi.

"Masalah intelijen ini disarankan ada evaluasi menyeluruh dan komprehensif," kata Ketua Umum PPAD Letjen (Purn) Kiki Syahnakri di Aula PPAD, Jakarta Timur, Jumat, 7 Desember 2018.

Dia menjelaskan penembakan terjadi sesaat setelah 1 Desember 2018, hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM). Ia heran bila sampai intelijen tidak mewaspadai peristiwa itu meskipun kondisi tengah aman.

"Kesannya dari kejadian ini tidak ada keterpaduan. Tanggal 1 Desember itu adalah hari ulang tahun OPM, masa intelijen tidak waspada," ujar dia.

Baca: Cerita Jokowi Sempat Dilarang Mengunjungi Nduga

OPM, kata dia, memiliki senjata berstandar militer. Ia meminta agar mata intelijen dipertajam. Intelijen juga diminta membongkar alur kepemilikan senjata mereka.

"Ini belum jelas senjata. Intelijen harus peka. Harus pula waspada karena sekarang penyelundupan senjata sangat mudah," ujar dia.




(OGI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.