Protokol Kesehatan Wajib Jadi Program Prioritas Daerah

    Media Indonesia - 10 Oktober 2020 07:43 WIB
    Protokol Kesehatan Wajib Jadi Program Prioritas Daerah
    Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Antara/Indrianto Eko
    Jakarta: Penerapan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan virus korona (covid-19) menjadi hal mutlak untuk melawan pandemi. Setiap daerah harus menjadikan sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan prioritas utama.

    Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta protokol memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan (3M) terus dikampanyekan pemerintah daerah. Sebab, vaksin atau obat manjur untuk mengobati covid-19 masih terus dicari.

    "Sehingga protokol kesehatan merupakan satu-satunya senjata kita dalam memerangi covid-19,” ujar Doni dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Jumat, 9 Oktober 2020.

    Sosialisasi protokol kesehatan disebut Doni perlu melibatkan peran tokoh dan desa adat. Sebab, penerapan kearifan lokal mampu menjadi modal besar memperkuat pemahaman masyarakat.

    Penggunaan kearifan lokal dalam mengedukasi dan sosialisasi protokol kesehatan membuat pesan mudah diterima. Misalnya, setiap pesan atau program pemerintah diterjemahkan ke bahasa daerah setempat.

    Doni juga mengatakan seluruh elemen masyarakat mampu menjadi pahlawan kemanusiaan di tengah pandemi, salah satunya media. Peran media sebagai pemberi informasi kepada masyarakat menjadi hal yang sangat penting.

    Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali I Wayan Koster, menyebut kolaborasi pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, serta tokoh adat terus digencarkan. Terutama untuk menekan kasus positif covid-19 di Bali.

    Pada penghujung kegiatan rapat koordinasi tersebut, Satgas Covid-19 memberikan bantuan untuk penanganan covd-19 di Bali secara simbolis. Bantuan yang diberikan berupa dua unit ventilator, 5.000 face shield, 15 ribu alat pelindung diri (APD), 30 ribu Masker Bedah, 10 ribu Masker N95, dan 500 ribu Masker Kain.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id