BNPB: Dampak Banjir Bandang di NTT yang Terbesar Selama 1 Dekade Terakhir

    Fachri Audhia Hafiez - 07 April 2021 19:15 WIB
    BNPB: Dampak Banjir Bandang di NTT yang Terbesar Selama 1 Dekade Terakhir
    Kerusakan akibat banjir bandang di NTT. Foto: AFP/Joy Christian



    Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi yang terbesar dalam satu dekade terakhir. Sebelumnya, ada dua banjir besar di NTT.

    "Rekam sejarah 10 tahun yang pernah terjadi juga mungkin (2021) ini adalah dampak yang paling besar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui konferensi televideo, Rabu, 7 April 2021.






    Menurut Raditya, banjir besar pernah terjadi di NTT pada 3 November 2010 di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Peristiwa ini mengakibatkan 31 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, 27 luka-luka, dan 159 rumah rusak.

    Baca: Akses ke 3 Kabupaten di NTT Masih Terputus

    Pada 11 April 2011, banjir melanda Kabupaten Belu, NTT. Terjangan air mengakibatkan 3.277 rumah dan 14 fasilitas umum rusak.

    Sementara itu, data mutakhir yang dirilis BNPB mencatat bencana alam di NTT mengakibatkan 124 orang meninggal dan 74 orang dinyatakan hilang. Kemudian 129 orang luka-luka dan 13.230 jiwa mengungsi.

    Kerusakan rumah dari ringan hingga berat tercatat hingga 1.114 unit. Sebanyak 111 fasilitas umum juga dinyatakan rusak.

    Belasan wilayah di NTT terdampak bencana alam akibat siklon tropis Seroja pada Minggu, 4 April 2021. Wilayah itu terdiri atas Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Ende, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Alor, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kota Kupang.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id