10,8 Juta Warga Indonesia Divaksinasi Dosis Pertama

    Theofilus Ifan Sucipto - 17 April 2021 17:48 WIB
    10,8 Juta Warga Indonesia Divaksinasi Dosis Pertama
    Ilustrasi vaksinasi lansia. MI/M Irfan



    Jakarta: Penerima dosis pertama vaksin covid-19 mencapai 10.801.244 orang per Sabtu, 17 April 2021. Jumlah ini bertambah 95.060 penerima vaksinasi ketimbang hari sebelumnya.

    Target vaksinasi nasional sebanyak 181 juta orang. Jumlah ini setara dengan 70 persen penduduk Indonesia.






    “Jumlah penerima vaksinasi dosis kedua 5.889.716 orang," seperti dikutip dari data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Sabtu, 17 April 2021.

    Jumlah ini bertambah 69.770 orang dari hari sebelumya. Pemerintah menargetkan akan memvaksin 40.349.049 orang hingga Juni 2021.

    Baca: BPOM Tegaskan Tak Pilih Kasih, Vaksin Merah Putih dan Nusantara Diperlakukan Sama

    Target ini pernah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam memperingati satu tahun pandemi covid-19. Untuk mencapai target tersebut, Jokowi berharap 1 juta orang bisa divaksinasi dalam satu hari.

    Tujuannya, agar kekebalan kelompok atau herd immunity cepat terwujud. Namun, target satu juta orang divaksin dalam sehari itu belum juga terwujud.
     
    Target ini belum terpenuhi karena terkendala fasilitas kesehatan. Kendala lainnya terkait belum sempurnanya sistem informasi data yang dibutuhkan untuk vaksinasi, dan alur komunikasi yang belum jelas di masyarakat. Embargo vaksin AstraZeneneca yang dilakukan India, negara produsen, juga membuat pengiriman vaksin tersebut molor.
     

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id