Doa Warganet Usai Merapi dan Semeru Erupsi

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 17 Januari 2021 14:39 WIB
    Doa Warganet Usai Merapi dan Semeru Erupsi
    Gunung Merapi difoto dari kawasan Kaliurang, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (18/11/2020). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko



    Jakarta: Tagar #PrayforSemeru dan #PrayforMerapi ramai di jagad media sosial Twitter usai Gunung Merapi dan Gunung Semeru terus mengalami aktivitas vulkanik. Terbaru, Gunung Semeru mengalami erupsi Sabtu, 16 Januari 2021.

    Saat ini kedua tagar tersebut terus menjadi trending Twitter. Mayoritas warganet berharap masyarakat bisa lebih mawas diri ditengah bencana alam yang silih berganti terjadi di Indonesia.






    Selain itu netizen juga berharap Indonesia segera pulih dan kembali normal tidak ada lagi bencana yang menerpa. Salah satunya disampaikan oleh @llalisashy.

    Stay safe, semoga Allah menjaga kita semua, lekas membaik Indonesia,” tulisnya.

    Warganet juga ramai-ramai mengunggah foto #PrayforSemeru dan #PrayforMerapi. Dan mereka juga mendoakan semua yang menjadi korban dari bencana yang terjadi di Indonesia.

    “Semoga bencana di Nusantara ini berakhir dan cepat teratasi. Untuk korban maupun keluarga diberi keikhlasan dan ketabahan amin,” tulis @dharma90_.

    Gunung Semeru kembali meletus dan meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur empat kilometer (Km) ke arah Besuk Kobokan pada 16 Januari 2021 pukul 17.24 WIB. Sementara itu, aktivitas guguran lava juga terjadi dengan jarak luncur antara 500-1.000 meter dari kawah Jonggring Salokake arah Besuk Kobokan.

    Akibatnya, sebanyak lima kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diguyur hujan abu vulkanik setelah letusan tersebut.

    Sementara itu Gunung Merapi Sabtu, 16 Januari 2021 pagi, mengeluarkan awan panas guguran dengan tinggi kolom 500 meter dari puncak. Arah luncuran ke hulu Kali Krasak sejauh 1.500 meter. Dan hingga Minggu, 17 Januari 2021 pagi masih terjadi guguran, berdasarkan laporan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) teramati 36 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke barat daya pada pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id