Dewan Pers Lepas Tangan Terhadap Media Massa Bandel

    Anggi Tondi Martaon - 16 Oktober 2020 18:24 WIB
    Dewan Pers Lepas Tangan Terhadap Media Massa Bandel
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Dewan Pers mengaku memiliki tanggung jawab menyelesaikan sengketa pemberitaan yang menyalahi ketentuan yang berkaitan dengan anak-anak. Namun, lembaga independen itu akan lepas tangan jika media massa, baik yang berbadan hukum atau abal-abal selalu mengulangi kesalahan.

    "Awalnya mengajak (memperbaiki kesalahan), ini bagian dari membina. Tapi kalau enggak ada kemajuan ya kita lepas tangan juga," kata Ketua Komisi Pendidikan Dewan Pers Jamalul Insan dalam acara Sosialisasi Pemberitaan Ramah Anak secara virtual, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Dia menyebut Dewan Pers berusaha memperbaiki kesalahan media massa. Bahkan, rekomendasi Dewan Pers mewanti-wanti media massa tidak mengulangi kesalahan.

    Baca: 3.517 Wartawan Lolos Seleksi Fellowship Perubahan Perilaku

    "Dalam rekomendasi kita sebutkan, beberapa kali Anda melakukan ini, setelah ini (penyelesaian sengekta) Dewan Pers tidak akan menangani," ungkap Jamalul.

    Dia mempersilakan masyarakat menempuh jalur hukum jika media massa tersebut selalu mengulangi kesalahan. Termasuk melaporkan ke instansi penegak hukum.

    "Bukan kita mengancam tapi ini juga merupakan bagian mendidik," ujar dia.

    Dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), media massa harus mematuhi ketentuan pemberitaan pelaku atau korban anak. Di antaranya tidak menginformasikan secara detail identitas korban atau pelaku.

    Berdasarkan Pasal 19 ayat 1 dan 2 UU SPPA, pelanggar ketentuan pemberitaan pelaku atau korban anak terancam kurungan penjara 5 tahun dan denda paling banyak Rp500 juta. 

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id