ICW: Tak Ada Urgensi Vaksinasi Tahanan KPK

    Cindy - 26 Februari 2021 13:35 WIB
    ICW: Tak Ada Urgensi Vaksinasi Tahanan KPK
    Ilustrasi Medcom.id.



    Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) mempertanyakan urgensi program vaksinasi terhadap para tahanan kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemberian vaksin untuk para tahanan KPK dinilai tidak tepat.

    "ICW tidak melihat urgensi pemberian vaksin kepada tahanan-tahanan KPK," kata Peneliti ICW Dewi Anggraeni saat dikonfirmasi, Jumat, 26 Februari 2021.






    Dewi mengatakan kelompok prioritas vaksinasi seperti tenaga kesehatan (nakes) dan kelompok rentan belum seluruhnya mendapat vaksin covid-19. Menurut dia, pemerintah seharusnya menyelesaikan proses vaksinasi terhadap kedua kelompok tersebut, sebelum membuat program vaksinasi bagi tahanan kasus korupsi.

    "Melihat kesahihan data Kemenkes (Kementerian Kesehatan) saja, bisa diragukan bahwa, pasti belum semua nakes atau kelompok prioritas lainnya yang menjadi target vaksin tahap I itu mendapatkan vaksin," kata dia.

    Baca: Tahanan KPK Divaksinasi karena Rentan Tertular Covid-19

    ICW memahami pelaksanaan vaksinasi terhadap para tahanan KPK bertujuan untuk tak mengganggu proses penyelidikan dan penyidikan. Namun, Dewi mengingatkan para tahanan KPK bukan prioritas penerima vaksin.

    "Sebaiknya pemerintah, Kemenkes, dan KPK sendiri meninjau ulang. Tahanan KPK bukan garda terdepan yang harus mendapatkan vaksin tahap pertama," ucap Dewi.

    Dewi menuturkan pemberian vaksin terhadap para tahanan KPK dapat dilakukan usai seluruh kelompok prioritas divaksinasi. Mengingat, jumlah vaksin yang diterima Indonesia masih terbatas.

    "Utamakan garda terdepan untuk penanganan covid-19, lalu baru bisa beralih ke lapisan berikutnya," kata dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id