Keluarga Kopilot: Insiden Pesawat Sriwijaya SJ-182 Risiko Pekerjaan

    Kautsar Widya Prabowo - 12 Januari 2021 09:09 WIB
    Keluarga Kopilot: Insiden Pesawat Sriwijaya SJ-182 Risiko Pekerjaan
    Keluarga Kopilot Sriwijaya SJ-182 Diego Mamahit, Lydia Alferni/Medcom.id/Kautsar.
    Jakarta: Sebagian keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menganggap insiden tersebut sebagai risiko pekerjaan. Keluarga Kopilot Sriwijaya SJ-182 Diego Mamahit, Lydia Alferni, menyebut keluarga memahami risiko tersebut sejak awal.

    Dia mengatakan ayah kandung Diego merupakan mantan Corporate Secretary Bouraq Airlines Indonesia. "Jadi saat anaknya mau masuk jadi pilot pesawat tentu sebagai orang tua dan keluarga sudah memikirkan hal yang terburuk saat menjadi pilot pesawat," ujar Lydia di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, 11 Januari 2020.

    Keluarga, kata dia, mencoba menerima keadaan dengan berserah diri kepada Tuhan. Ia percaya Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk Diego.

    "Kita bersyukur disediakan fasilitas trauma healing, tapi untuk pihak keluarga sendiri berusaha menenangkan diri dengan berserah dan bersyukur kepada Tuhan," kata dia.

    Baca: Pemberitaan Sriwijaya SJ-182 Diminta Tak Singgung Perasaan Keluarga Korban

    Pihaknya menunggu informasi terkait identifikasi jenazah Diego. Orang tua Diego telah menyerahkan data antemortem berupa sampel DNA dan sidik jari dari ijazah.  

    Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri akan mencocokkan informasi itu dengan data postmortem dari sejumlah bagian tubuh korban yang ditemukan. 

    "Sampai hari ini belum ada kejelasan bagaimana kondisi terakhir jenazah yang belum ditemukan, jadi posisi kami masih menunggu," kata Lydia.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id